Gerakan Brebes ASRI, Menteri Jumhur: Saatnya Memuliakan Bumi

Potret Gerakan Brebes Asri
Sumber :
  • Istimewa

Jumhur Hidayat mengatakan, setiap bibit mangrove yang ditanam sebagai simbol komitmen untuk memulihkan alam.

img_title UI Buat Roadmap Potensi Nilai Ekonomi Pohon Mangrove, Bisa Jadi Alternatif Pendapatan Pemda di Kawasan Pesisir

Sebab ketika alam pulih, masyarakat menjadi lebih sejahtera, pesisir menjadi lebih tangguh, indeks kerentanan dapat ditekan, dan Indonesia semakin siap menghadapi tantangan perubahan iklim.

"Menanam hari ini bukan sekadar menumbuhkan pohon. Kita sedang menumbuhkan perlindungan, kesejahteraan, dan harapan bagi generasi esok," kata Menteri Jumhur.

img_title Dikunjungi Delegasi Investor, Jumhur: Prabowo “Presiden Paling Hijau”

Sementara itu, Wakil Bupati Brebes, Wurja, mengatakan, kehadiran Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat di acara ini menambah semangat bagi masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian Pantai Brebes dengan membudidayakan Mangrove.

"Selama ini warga sudah cukup banyak melakukan penanaman mangrove, dengan kehadiran beliau ini akan menambah semangat lagi," kata Wabup Brebes Wurja.

img_title Breaking News: DLH Kota Pontianak Periksa Izin Gudang CPO di Pontianak Utara

Rektor Universitas Harkat Negeri (UHN), Sudirman Said mengatakan, pidato yang disampaikan Menteri LH Moh Jumhur Hidayat sangat indah.

Yakni tidak ada satu agenda manusia yang bisa menyatukan segala macam kelompok, background dan usia kecuali upaya untuk menyelamatkan bumi.

"Kebetulan UHN ini ada di baris kesatu, kami ingin berpartisipasi dalam kegiatan menanam 2 miliar pohon, sekaligus mendukung rencana Gubernur Jawa Tengah memagari laut dengan tanaman mangrove, dimulai dari laut dengan melakukan penanaman Mangrove. Insya Allah Tahun 2045, pohon mangrove yang sekarang ditanam akan memberi inspirasi juga bagi wilayah lain, kelompok-kelompok masyarakat lain. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang bisa diikuti semua kelompok masyarakat, dari pemerintahan, dari kampus dan masyarakat umum," kata Sudirman Said.