Walkot Supian Berencana Sulap Jalan Pemuda Jadi Malioboronya Depok
- Istimewa
Supian mengatakan, pohon-pohon yang berada di kawasan ini juga perlu untuk dirawat dan dilestarikan karena bagian dari perjalanan sejarah.
"Nanti saya minta tolong dirawat kembali biar nanti kembali subur lagi karena ini perjalanan yang enggak lepas dari sejarah ini. Jadi termasuk infrastruktur kita akan lakukan upaya perbaikan," terangnya.
"Tahun ini kita perbaiki pedestrian, udah mulai ya, pedestrian udah kita mulai. Termasuk tadi, kalau dimungkinkan kita punya alokasi anggaran yang cukup, kita juga bisa memiliki, atas nama publik, kawasan-kawasan heritage, apakah bangunan, gedung, karena kalau gereja, sekolah, itu kita aman," timpalnya lagi.
Supian mengungkapkan, yang jadi persoalan ketika bangunan bersejarah itu milik pribadi atau warisan.
"Kita berharap sih ke depan kita bisa mengambil dalam arti ini menjadi milik publik ya. Kita bisa beli, kita bisa bangun titik-titik yang lain, termasuk juga potensi-potensi yang memang enggak lepas dari sejarah hadirnya Kaoem Depok."
Sebagai informasi, Kaoem Depok atau sering juga disebut Belanda Depok adalah penduduk pribumi asli keturunan dari mantan budak yang dimerdekakan oleh pejabat VOC, Cornelis Chastelein, pada akhir abad ke-17.
Mereka dikenal sebagai cikal bakal komunitas historis dan penduduk pertama wilayah Depok Lama, di antaranya Jalan Pemuda, Kartini hingga Jalan Siliwangi.