Gempar Seorang Pria di Kubu Raya Ditemukan Tewas Membusuk di Rumah Kosong

Tim Inafis Polres Kubu Raya melakukan olah TKP penemuan mayat
Sumber :
  • Ngadri/siap.viva.co.id

VIVA – Seorang pria berinisial WH (31) ditemukan tidak bernyawa di Gang Flamboyan, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, Jumat 19 Juni 2026.

img_title Perampokan Emas 936 Gram, Polres Sekadau Tingkatkan ke Tahap Penyidikan

Jenazah korban pertama kali ditemukan oleh sekelompok anak yang tengah asyik bermain di sebuah rumah kosong telah terbujur kaku tak bernyawa.

Sambil berteriak panik, anak-anak tersebut berlarian menyelamatkan diri dan langsung mengabarkan temuan mengerikan itu kepada warga sekitar.

img_title Jalin Kemitraan, Bidhumas Polda Kalbar Ngopi Bareng Wartawan

Warga yang terkejut segera mendatangi lokasi dan langsung menghubungi pihak Polsek Sungai Raya guna penanganan lebih lanjut.

Mendapat laporan dari masyarakat, Tim Identifikasi Polres Kubu Raya bersama personel Polsek Sungai Raya langsung bergerak cepat mengamankan lokasi kejadian dan melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

img_title BWS Kalimantan 1 Pontianak Bangun Saluran Irigasi di Tebas, Progres Capai 85 Persen

Kasat Reskrim AKP Ambril, melalui Kasubsie Penamas Aiptu Ade, membenarkan peristiwa penemuan mayat tersebut. Korban berhasil diidentifikasi sebagai seorang pria berinisial WH (31), yang merupakan warga setempat.

"Saat ditemukan, jenazah WH berada dalam posisi telentang di teras rumah dengan mengenakan kaos berwarna cokelat dan celana pendek abu-abu pada. Di sekitar lokasi penemuan, dipenuhi tumpukan sampah plastik,"jelas Ade dikutip Senin 22 Juni 2026.

Ade mengatakan, penyelidikan mendalam langsung dilakukan di lokasi untuk menguak penyebab pasti kematian korban. Petugas melakukan pemeriksaan fisik secara teliti terhadap jenazah guna mencari kemungkinan adanya tindak kekerasan atau indikasi pidana.

"Dari hasil pemeriksaan luar oleh Tim Identifikasi, tidak ditemukan adanya luka menganga atau tanda-tanda kekerasan fisik, baik pada tubuh maupun kepala korban,"ujarnya.

Lebih lanjut, Ade menambahkan, misteri kematian WH perlahan mulai benderang setelah petugas menggali keterangan dari sejumlah saksi dan pihak keluarga. Berdasarkan informasi yang dihimpun kepolisian, korban semasa hidupnya diketahui mengalami gangguan kesehatan mental.

"Dari pemeriksaan singkat terhadap para saksi, diketahui bahwa korban WH ini mengidap gangguan jiwa (ODGJ) semasa hidupnya. Hal ini juga sinkron dengan kondisi di TKP tempat korban sering singgah,"tambahnya.

Setelah proses olah TKP selesai, petugas kepolisian bersama warga sekitar bahu-membahu mengevakuasi jenazah korban dari lokasi kejadian. Jenazah WH langsung dibawa ke rumah duka Yayasan Budi Bhakti Marga Chai yang berlokasi di Jalan Parit Nomor 2 untuk persiapan prosesi pemakaman.

Halaman Selanjutnya
img_title