Perjanjian Damai Iran Terancam Kandas, Trump Semprot Kabinet Netanyahu: Tanpa Saya Tidak Ada Israel

Presiden AS Donald Trump semprot PM Israel Netanyahu soal Iran
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Perjanjian damai antara Repubik Islam Iran dan Amerika Serikat terancam batal akibat agresi militer yang masih dilakukan Israel ke wilayah Lebanon

img_title Ngeri, Ini Ancaman Iran ke AS: Anda Tak Akan Bisa Keluar dari 'Jurang Neraka' yang Anda Ciptakan Sendiri!

Dikutip dari Tasnim News, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei mengutuk keras operasi agresif yang dilakukan rezim Israel terhadap berbagai wilayah di Lebanon.

Ia memperingatkan konsekuensi serius yang timbul dari terus berlanjutnya provokasi perang oleh rezim zionis terhadap sekutu Iran.

img_title Serem, Iran Mulai Gunakan Rudal yang Bisa Menentukan Mangsanya Sendiri

Baghaei mengatakan, serangan Israel telah mengakibatkan banyak warga Lebanon jadi korban, serta menyebabkan kerusakan pada rumah-rumah penduduk dan infrastruktur negara.

Teheran menganggap AS bertanggung jawab langsung atas situasi tersebut. Hal itu merujuk pada Klausul 1 dari memorandum kesepahaman Islamabad tentang pengakhiran perang, pada 18 Juni 2026.

img_title Jantung Energi Iran Dibayangi Ancaman, Ledakan Misterius Muncul di Pulau Kharg

Kesepakatan damai Iran dan Amerika Serikat

Photo :
  • Istimewa

Dalam dokumen tersebut dijelaskan, bahwa penghentian perang di Lebanon sebagai bagian yang tak terpisahkan dari perjanjian untuk mengakhiri permusuhan di semua front.

Ia menekankan bahwa Republik Islam akan mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melindungi kepentingan, keamanan, dan hak-haknya sendiri serta sekutunya.

Trump Semprot Israel

Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menegaskan, agar Israel tidak merusak proses negosiasi perdamaian antara Washington dan Teheran. 

Trump meyakini, meski masih ada konflik di Lebanon antara Israel dan Hizbullah namun hal itu tak akan merusak nota kesepahaman dengan Iran.  

"Bisa saja (kesepakatan damai dengan Iran bertahan). Saya menganggap hal itu (Israel dan Hizbullah) sebagai perang kecil, perang dengan Iran adalah yang besar," katanya dikutip pada Sabtu, 20 Juni 2026.

Meski demikian, Trump mengakui apa yang dilakukan Israel terhadap Lebanon adalah gangguan yang harus disikapi secara serius.  

"Kita punya gangguan kecil luar sana yang terus-menerus muncul, dan itu adalah Hizbullah. Israel sudah bertempur melawan Hizbullah terlalu lama, dan terlalu banyak orang yang terbunuh," tuturnya.

"Anda tidak perlu meruntuhkan sebuah gedung apartemen setiap kali Anda mencari seseorang, karena ada banyak orang di dalam gedung-gedung apartemen itu, dan saya pastikan mereka tidak semuanya Hizbullah," sambungnya.  

Terkait hal tersebut, Trump lantas meyarankan pada Israel agar menyerahkan persoalan itu pada Suriah. 

Halaman Selanjutnya
img_title