Bukan Omon-omon, Proyek Akhiri Macet Sawangan 'Kubro' Dimulai, Walkot Depok: Ini Komitmen Kita

Proyek pelebaran jalan untuk atasi macet Sawangan Depok dimulai
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Proyek pelebaran jalan guna mengatasi macet di Jalan Raya Sawangan resmi dimulai pada Rabu, 17 Juni 2026. Kebijakan ini merupakan bagian dari realisasi janji kampanye Wali Kota Depok, Supian Suri.

img_title Program Kerja di Jepang Besutan Pemkot Depok Bikin Kaum Mendang Mending Sumringah: Sebulan Digaji Rp 20 Juta

Adapun bertindak sebagai pemegang proyek ini adalah PT Lagoa Nusantara dengan nilai kontrak sebesar Rp30.312.550.897. 

Pengerjaan dimulai selama 180 hari kalender, yakni pada 8 Juni 2026 sampai dengan 6 Desember 2026.

img_title Buktikan Janji, Walkot Supian Penuhi Mebeler SMPN 3 Depok

"Ini sebagai komitmen kita semua, masyarakat Kota Depok, pemerintah, dewan, dan Forkopimda untuk menjawab apa yang menjadi harapan masyarakat, khususnya masalah Sawangan Kubro," kata Supian Suri dilokasi peletakan batu pertama pelebaran Jalan Enggram, Sawangan.  

Ia menjelaskan, pihaknya saat ini fokus pada proses pelebaran jalan dan pembangunan guna mengatasi masalah macet Sawangan mulai dari Jalan Enggram dan Jalan Pemuda.

img_title Kadisdik Depok Bantah Insentif Guru PAUD Dihapus, Walkot Supian Perjuangkan Banyak Sekolah Swasta Gratis

Pembebasan lahan terkait proyek ini menelan anggaran sekira Rp40 miliar. Sedangkan pembangunannya menghabiskan biata sekira Rp30 miliar.

"Tapi kita masih melanjutkan buat ke pertigaan Parung Bingung untuk pembebasannya kurang lebih sampai Rp110 miliar untuk baru pertigaan Parung Bingung," katanya.

"Jadi kalau dihitung sampai mungkin pertigaan atau jalan tol, itu kita harus nambah pembebasan lahannya sekira Rp270 miliar. Informasi yang saya dapat fisiknya sekitar Rp50 miliar lagi," sambungnya.

"Jadi (total) hampir Rp330 miliar di luar yang Rp110 miliar di pertigaan Parung Bingung. Ini anggaran yang kita butuhkan untuk menyelesaikan permasalahan macet di Sawangan khususnya di titik kemacetan yang memang paling krusial kalau kita amati selama ini," imbuhnya. 

Supian mengungkapkan, khusus di Jalan Enggram ini, panjangnya sekira 872 meter dengan lebar ROW-nya itu sekira 11,5 meter. Sedangkan di Jalan Pemuda 10,5 meter. 

"Kalau di Jalan Pemuda ini nanti ada pedestrian di kiri kanan jalan ya, kalau tadi gambar tadi saya lihat. Kalau di Jalan Enggram cukup di sebelah jalan aja untuk pedestrian-nya," bebernya. 

Saat ini tersisa tinggal empat bidang lahan yang belum dibebaskan. 

"Tadi ada empat bidang yang saya sampaikan harus dikonsinyasi, tapi Insya Allah tadi udah dapat dukungan Pak Ketua PN, bahwa ini memang proses yang umum kita lakukan di saat ada ketidaksepakatan antara penjual dan pemerintah dalam hal ini." 

Halaman Selanjutnya
img_title