Gelar Seminar Bela Negara, Ketua IARMI UPNVJ: Mahasiswa Penentu Arah Indonesia 30 Tahun Mendatang

Potret foto bersama usai acara seminar
Sumber :
  • Istimewa

Sebagai Sekretaris Jenderal IARMI Nasional, Ahmad Riza Patria juga mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadi agen perubahan yang mampu menjaga persatuan bangsa di tengah derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi informasi, serta berbagai tantangan sosial yang dihadapi Indonesia saat ini.

img_title Iran Buka Suara Soal Selat Hormuz, Ada Pesan Khusus untuk Negara Tetangga

"Mahasiswa harus menjadi kekuatan moral, kekuatan intelektual, dan kekuatan sosial yang mampu menjaga persatuan bangsa serta mengisi pembangunan dengan karya dan pengabdian nyata," tegas Ahmad Riza Patria.

Sementara itu, Demianus Maryan selaku Komandan IARMI Komsat Yon 6 UPNVJ dan inisiator kegiatan Seminar Bela Negara menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata kontribusi alumni Resimen Mahasiswa dalam membina generasi muda agar memiliki semangat nasionalisme, kepemimpinan, dan kepedulian terhadap bangsa.

img_title Ultimatum Keras Iran ke Amerika Serikat: Balasan Kepada "Setan Besar" Lebih Menghancurkan!

Menurut Demianus, mahasiswa memiliki posisi yang sangat strategis sebagai calon pemimpin bangsa pada masa mendatang.

Oleh karena itu, penguatan karakter, wawasan kebangsaan, serta semangat pengabdian harus terus ditanamkan sejak dini melalui berbagai kegiatan edukatif dan inspiratif seperti Seminar Bela Negara.

img_title Menelisik Langkah UPN Veteran Jakarta Menuju Kampus Berkelas Dunia, Prof Venus: Visi Kita Harus Global

"Mahasiswa adalah penentu arah Indonesia 30 tahun mendatang. Mereka adalah calon pemimpin, pengambil kebijakan, dan penggerak perubahan. Karena itu, mahasiswa harus memiliki integritas, karakter kuat, semangat Bela Negara, serta kepedulian untuk berkontribusi bagi masyarakat, bangsa, dan negara," ujar Demianus Maryan.

Ia menambahkan bahwa Bela Negara pada era modern harus diwujudkan melalui prestasi akademik, kepemimpinan yang berintegritas, kepedulian sosial, inovasi, serta keterlibatan aktif dalam menyelesaikan berbagai persoalan bangsa.

Pada kesempatan yang sama, Ahmad Riza Patria juga mengajak mahasiswa untuk mengambil peran dalam pembangunan desa sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang maju, mandiri, dan berdaya saing global.