Perundingan Damai Iran-AS Masuk Tahap Krusial, Teheran Soroti Sikap Washington

Ilustrasi perundingan damai Iran dan AS.
Sumber :
  • siapviva/AI

Namun, ia menilai tindakan militer Amerika Serikat justru memperburuk situasi keamanan di kawasan strategis itu.

img_title Babak Baru Perang Iran-AS, Infrastruktur Militer Amerika di Teluk Jadi Target

Ia merujuk pada serangan yang dilakukan AS terhadap sejumlah fasilitas Iran di wilayah selatan, serta insiden yang melibatkan kapal-kapal komersial, termasuk tiga kapal India yang dilaporkan mengakibatkan korban jiwa di kalangan pelaut India. 

Setelah kejadian tersebut, Markas Besar Angkatan Bersenjata Iran mengumumkan penutupan Selat Hormuz untuk seluruh aktivitas pelayaran hingga waktu yang belum ditentukan.

img_title Pangkalan AS Dibidik dari Berbagai Arah, Iran Lancarkan Serangan Lintas Negara

“Satu-satunya penyebab situasi ini adalah tindakan Amerika yang ilegal dan agresif,” kata Baghaei.

Menanggapi berbagai laporan media mengenai kemungkinan waktu dan lokasi penandatanganan kesepakatan damai, Baghaei menilai informasi tersebut masih bersifat spekulatif dan belum dapat dipastikan kebenarannya.

img_title Trump Bikin Usulan Tak Biasa soal Selat Hormuz, Iran Balik Menyindir

“Proses pengambilan keputusan di negara kami sangat jelas. Otoritas terkait harus meninjau setiap rincian teks tersebut. Begitu kami mencapai kesimpulan akhir yang benar-benar melayani kepentingan rakyat Iran, hal itu akan diumumkan secara resmi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa Pakistan dan Qatar masih aktif menjalankan peran sebagai mediator dalam upaya mencari jalan keluar diplomatik. 

Meski demikian, Baghaei menegaskan bahwa kemajuan negosiasi tetap dipengaruhi oleh situasi di lapangan, terutama akibat tindakan militer yang dilakukan Amerika Serikat.

Baghaei kembali menegaskan bahwa seluruh langkah diplomasi yang ditempuh Teheran berorientasi pada perlindungan kepentingan nasional serta hak-hak rakyat Iran.

Menurutnya, dalam setiap perundingan maupun kesepakatan yang sedang dibahas, Iran akan tetap menjadikan kepentingan rakyat sebagai prioritas utama dan tidak akan mengorbankan prinsip-prinsip dasar yang selama ini dipegang teguh oleh negara tersebut.