Komitmen Cerdaskan Bangsa, Gerindra Depok Kuliahkan Ratusan Kader Muda: Murni Tanpa APBD!
- Istimewa
"Yang terpenting dia lulusan 2023, 2024, 2025, dan 2026, dan bisa bersama-sama kita berjuang di Partai Gerindra, maka akan kami sekolahkan di sini," tuturnya.
Hamzah memastikan, program ini tidak menggunakan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) atau Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).
"Pembiayaan murni dari Gerindra, tanpa APBD, tanpa APBN. Insyaallah inilah kita dengan kader-kader, dengan anggota dewan, urunan untuk membiayai kader-kader muda supaya bisa menjadi sarjana ke depan."
Sementara itu, Rektor STIH Pelopor Bangsa, Ali Syaifudin mengungkapkan, bahwa pihaknya sangat mendukung program tersebut.
"Hari ini kita telah melaksanakan penandatanganan kerja sama antara STIH dan Politik Pelopor Bangsa dengan DPC Gerindra. Alhamdulillah perjanjian ini adalah kita mengedepankan bagaimana ke depan hukum dan politik tidak bisa dipisahkan," jelasnya.
"Nah, di sini peran penting bahwa pendidikan adalah pilar yang paling utama untuk masa depan bangsa dan negara," sambung dia.
Menurut Ali, program ini cukup penting karena ke depan dapat membangun budaya atau peradaban Indonesia ini dengan pendidikan, hukum, dan politik.
"Maka bagaimana ke depan kita memiliki tanggung jawab penuh ya, terhadap bangsa dan negara, berkaitan adalah dengan kemajuan bangsa ini yang tercinta Indonesia."
Ali menilai, Gerindra adalah partai sehat yang memiliki kompetensi tinggi, berintegritas dan profesional.
"Inilah ke depan bersama-sama untuk memajukan bangsa dari politik dan pendidikan, ini adalah tanggung jawab kita bersama," ujarnya.