Iran Ngamuk, Setelah Bantai Israel Kini Serang 21 Basis Militer AS di 3 Negara

Ilustrasi serangan rudal Iran ke pangkalan Amerika Serikat
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kompas

Siap – Iran kembali menyerang sejumlah pangkalan milter Amerika Serikat pada Rabu, 10 Juni 2026. Serangan ini merupakan balasan atas agresi AS di pesisir pelabuhan Selat Hormuz.

img_title AS Pilih Hantam Infrastruktur Vital Iran, Ada Strategi Besar di Baliknya?

Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC mengklaim, bahwa pihaknya telah menyerang 21 target Amerika di wilayah teluk.

Serangan ini termasuk pangkalan militer AS di Yordania, Bahrain dan Kuwait. 

img_title Klaim Berhasil "Gembok" Selat Hormuz, Trump Sesumbar : Kemenangan atas Iran Sudah Sangat Dekat!!

"Kami juga telah menargetkan hanggar pesawat F35 di pangkalan Amerika dan pusat komando dan kontrol tentara Amerika di Al-Azraq, Yordania," bunyi keterangan dalam laporan yang dikutip dari Gaza Update.

Adapun informasi resmi mengenai operasi militer berskala besar itu baru saja dirilis pada hari ini, Rabu, 10 Juni 2026.

img_title Situasi Memanas! Gempuran AS ke Iran "Makin Gila", Korban Jiwa Mulai Berjatuhan?

Data yang dihimpun menyebut, eskalasi bersenjata ini dipicu oleh serangan militer Amerika Serikat sebelumnya yang menyasar Pulau Qeshm serta beberapa pelabuhan di sepanjang pesisir Selat Hormuz.

Berdasarkan laporan awal militer IRGC, setidaknya empat sasaran strategis berhasil dihancurkan, termasuk fasilitas hanggar pesawat jet tempur siluman F-35 milik Amerika Serikat yang berada di Yordania.

Serangan rudal Iran ke wilayah zionis Israel

Photo :
  • Istimewa

Tak hanya itu, pasukan pertahanan udara IRGC juga mengklaim telah menembak jatuh pesawat tanpa awak (drone) pengintai jenis MQ-9 milik AS saat melintasi ruang udara di atas kota Jam, wilayah kedaulatan Iran.

Secara keseluruhan, sejak konflik terbuka pecah pada awal tahun 2026, analisis independen berbasis citra satelit dan video menunjukkan bahwa Republik Islam telah merusak sedikitnya 20 hingga 28 fasilitas militer Amerika Serikat yang tersebar di delapan negara Timur Tengah.

Diberitakan sebelumnya, beberapa waktu lalu Iran dilaporkan telah menghancurkan sebanyak 28 pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah. 

Kondisi ini terjadi sejak perang dengan AS dan Israel pecah pada 28 Februari 2026.

Berdasarkan investigasi citra satelit dan data militer dari investigasi BBC Verify, Iran telah merusak sedikitnya 20 fasilitas atau pangkalan militer Amerika Serikat di wilayah Timur Tengah sejak konflik berskala besar pecah pada akhir Februari 2026. 

Namun beberapa analisis bahkan menyebut jumlah fasilitas yang terdampak secara langsung bisa mencapai 28 titik di 8 negara. 

Delapan negara itu yakni Arab Saudi atau Uni Emirat Arab (UEA), Qatar (termasuk pangkalan udara terbesar AS di wilayah tersebut, Al Udeid).

Halaman Selanjutnya
img_title