Terimbas Proyek Rusun Prajurit, Warga Lenteng Agung Histeris Rumahnya Dieksekusi TNI AD
- Istimewa
"Karena kita memfasilitasi juga ke mereka untuk memberikan mengantar, kemudian fasilitas yang lainnya. Sehingga total yang kita akan laksanakan penertiban ini sekarang sisa 107," paparnya.
"Hari ini kita melaksanakan penertiban, karena tempat ini akan kita bangun untuk tempat tinggalnya prajurit, yaitu rusun nanti akan dibangun di situ," sambung dia.
Menurutnya, proses penertiban ini dilakukan dengan cara yang humanis.
"Kami jugamengantar barang-barang mereka kepada tujuan yang akan mereka tempati, sehingga kita siapkan kendaraan, kita siapkan fasilitas yang ada, dari orang kesehatan juga kita siapkan."
"Alhamdulillah, kegiatan untuk sekarang ini dapat berjalan dengan dengan baik, sehingga pelaksanaan untuk hari pertama ini berjalan dengan dengan lancar," imbuhnya.
Alam menambahkan, rencana penertiban rumah dinas di Komplek Jihandak ini akan dilaksanakan selama 5 hari.
Adapun luas lahan yang ada di kawasan Komplek Jihandak ini sekira 4,4 hektar. Itu termasuk dengan asrama yang dihuni oleh warga.