Sirine Gempuran Rudal Iran Terus Meraung, Warga Zionis Berbondong-bondong ke Bandara Ingin Tinggalkan Israel
- Istimewa
Perayaan di pusat kota terjadi setelah Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC mengumumkan serangan rudal terhadap Israel yang diklaim sebagai balasan atas agresi militer zionis di pinggiran selatan Beirut.
Sementara itu pihak Amerika Serikat mengaku tak terlibat dalam serangan balik Israel.
Presiden AS Donald Trump bahkan mengaku sempat menelepon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk tidak membalas serangan Teheran.
Balasan yang Menyakitkan
Disitat dari Tasnim News, Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran mengumumkan penghentian operasi militer terhadap rezim zionis, sambil memperingatkan bahwa tindakan agresi lebih lanjut akan memicu respons yang jauh lebih keras.
“Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran yang kuat memberikan respons yang menyakitkan kepada rezim ini untuk mendukung rakyat Lebanon yang tertindas,” kata Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Senin sore.
Ditambahkan bahwa respons tersebut adalah respons yang harus dipelajari oleh rezim zionis palsu dan para pendukungnya.
“Jika agresi dan tindakan jahat terus berlanjut, termasuk di Lebanon selatan, tindakan yang jauh lebih keras dan menghancurkan daripada sebelumnya akan segera dilakukan,” demikian peringatan dari markas besar tersebut.