Sirine Gempuran Rudal Iran Terus Meraung, Warga Zionis Berbondong-bondong ke Bandara Ingin Tinggalkan Israel
- Istimewa
Siap – Serangan rudal yang dilancarkan Republik Islam Iran telah memaksa evakuasi besar-besaran di wilayah Israel. Bahkan, bandara di Tel Aviv mengalami lonjakan drastis hingga menyebabkan antrean panjang.
Kondisi ini terjadi setelah sejumlah maskapai membatalkan penerbangan, menyusul saling serang rudal yang kembali mengguncang kawasan Timur Tengah.
Disitat dari kanal YouTube i News tv, sejumlah penumpang yang tiba dari Amerika Serikat mengaku mengalami kepanikan selama penerbangan setelah muncul laporan mengenai serangan rudal Teheran ke wilayah Tel Aviv.
Bahkan, seorang penumpang menyebut lebih dari 10 calon penumpang memilih membatalkan perjalanan mereka setelah sirena peringatan berbunyi.
Otoritas setempat tengah melakukan evaluasi situasi dan menegaskan bahwa wilayah udara Israel tetap terbuka.
Pada Senin malam, gelombang serangan Iran ke wilayah pendudukan Israel membuat sirene tanda bahaya terus berbunyi.
Kondisi ini membuat rumah sakit memindahkan pasien ke bawah bangker.
Dilansir dari media Ibrani, Rumah Sakit Ichilov menjadi salah satu rumah sakit yang memindahkan perawatan ke bangker menyusulnya seragam rudal Teheran.
Tidak hanya pasien, peralatan-peralatan medis turut dipindahkan ke bangker. Pemindahan pasien dan perawatan ke bangker bukan baru pertama kalinya.
Rumah sakit pernah memindahkan pasien dan juga perawatan ke bangker pada gelombang serangan Iran sebelumnya pada Maret lalu.
Dalam serangan terbaru pada hari Senin, rudal dengan tulisan dalam bahasa Inggris Persia dan juga Ibrani berbunyi, "Kalian akan menyesal."
Serangan rudal Iran ke wilayah Israel pada Minggu malam
- Istimewa
Serangan ini diluncurkan oleh militer Iran ke Kota Haifa yang merupakan kawasan pelabuhan terbesar dan juga terpenting sekaligus pusat industri dan juga energi zionis Israel.
Peluncuran rudal dilakukan sebagai balasan atas serangan Israel terhadap fasilitas petrokimia Republik Islam dan juga wilayah Lebanon.
Garda Revolusi juga memperingatkan bahwa dengan menargetkan lokasi sipil dan infrastruktur terkait minyak, Israel pasti akan mendapatkan balasan.
Militer Republik Islam dilaporkan terus menembakkan ruda ke Israel sejak hari Minggu.
Serangan ruda ke Israel disambut perayaan oleh warga Iran. Mereka bersorak, dan juga menyebarkan bendera sambil menyaksikan rudal-rudal terbang menuju Israel.