Timur Tengah Mendidih, Israel Panik Dibombardir Rudal Iran, Iron Dome Netanyahu Jebol?

Potret ilustrasi
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Ketegangan di kawasan Timur Tengah kembali berada di titik didih.

img_title Trump Terjebak 'Skenario Horor' Iran? Maju Mati Kutu, Mundur Malu!

Iran dilaporkan menembakkan gelombang serangan ke Israel Minggu waktu setempat.

Serangan mendadak ini langsung memicu kepanikan massal dan membunyikan sirine peringatan di berbagai wilayah Israel Utara.

img_title Iran Bersiap Perang Panjang, AS Dikabarkan Buka Opsi Serangan Nuklir, Sinyal Pertempuran Paling Mengerikan?

Gelombang serangan rudal Iran yang dilakukan pada Minggu (7/6) malam tersebut merupakan balasan atas serangan berkelanjutan Israel di Lebanon terhadap kelompok militan Hizbullah ditengah gencatan senjata.

Langkah militer Teheran ini menandai eskalasi baru yang berpotensi menyeret kawasan tersebut ke dalam pusaran perang yang jauh lebih luas dan destruktif.

img_title Biadab! Menteri Israel Usul untuk Membunuh Puluhan Warga Palestina Tiap Malam?

Situasi geopolitik di kawasan ini memang terus memburuk dalam beberapa bulan terakhir.

Iran telah lama mengatakan bahwa kesepakatan perdamaian apa pun dengan AS akan bergantung pada gencatan senjata yang juga berlaku di Lebanon, yang diinvasi Israel pada bulan Maret.

Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan hal sebaliknya, di mana aksi saling serang justru terus meningkat.

Negosiator perdamaian utama Iran, Ketua Parlemen Mohammed Baqer Qalibaf, mengatakan pangkalan AS dan aset Israel adalah target yang sah karena tindakan permusuhan termasuk "pelanggaran perjanjian atas Lebanon" dikutip dari Reuters.

Pernyataan tegas ini menunjukkan bahwa Iran tidak akan tinggal diam melihat sekutunya di Lebanon terus ditekan oleh kekuatan militer Israel.

Serangan rudal berskala besar ini rupanya belum menjadi puncak dari rencana militer Teheran. Iran sendiri menyatakan bahwa serangan itu hanyalah "peringatan" kepada Israel dan "pukulan telak" lainnya akan menyusul jika Israel terus melanjutkan serangan terhadap Lebanon.

Pihak militer Iran bahkan telah menyiapkan skenario penyerangan yang jauh lebih masif jika pihak musuh berani melakukan tindakan balasan.

"Jika Israel memperluas serangannya di wilayah itu atau menanggapi tindakan Iran, Israel akan menghadapi pukulan yang lebih telak dan disesalkan, dan serangan dahsyat akan dilancarkan terhadap rezim dan para pendukungnya," kata markas operasional Khatim Al-Anbiya Iran dalam sebuah pernyataan yang diedarkan oleh media lokal.

Berdasarkan data intelijen regional terbaru, gelombang serangan kali ini melibatkan puluhan rudal balistik dan drone kamikaze yang menyasar titik-titik strategis.

Halaman Selanjutnya
img_title