Apresiasi Penegakan Hukum Terhadap Eks Kepala BGN, GREAT Institute Dorong Program MBG Agar Semakin Berkualitas
- Istimewa
Siap –Penangkapan mantan Kepala dan Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) oleh aparat penegak hukum menjadi perkembangan penting dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.
Tindakan hukum tersebut dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan dan penegakan hukum terhadap dugaan tindak pidana korupsi yang terjadi di lingkungan BGN.
Di tengah proses tersebut, berbagai pihak menilai bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) harus tetap berjalan dan tidak boleh kehilangan arah dalam mencapai target nasional yang telah ditetapkan pemerintah.
Direktur Eksekutif GREAT Institute, Dr. Sudarto, menyampaikan apresiasi atas ketegasan Presiden Prabowo Subianto dalam mendukung penegakan hukum tanpa pandang bulu.
“Kami mengapresiasi ketegasan Presiden Prabowo terhadap para pelaku korupsi. Penangkapan ini menunjukkan bahwa pemberantasan korupsi tidak mengenal kedekatan politik maupun relasi kekuasaan. Bahkan terhadap orang-orang yang selama ini diasumsikan memiliki kedekatan dan dianggap sulit tersentuh, proses hukum tetap berjalan,” ujar Sudarto.
Menurut Sudarto, langkah penegakan hukum tersebut sekaligus menjadi pesan penting bahwa agenda reformasi tata kelola pemerintahan harus terus diperkuat.
Ia menilai kepercayaan publik terhadap program-program strategis nasional hanya dapat dijaga apabila pemerintah konsisten membersihkan praktik penyalahgunaan wewenang dan korupsi yang harus didukung dengan kemampuan implementasi program dengan cara yang benar.
“Program MBG adalah program strategis nasional yang harus dijalankan oleh figur-figur yang bersih dan memiliki kemampuan eksekusi dengan cara yang benar. Praktik-praktik koruptif harus disapu bersih. Tidak boleh ada toleransi terhadap penyalahgunaan anggaran yang menyangkut kepentingan rakyat, terlebih program yang secara langsung menyentuh kebutuhan gizi anak-anak Indonesia. Ini adalah peringatan yang keras bagi para pelaksana program pemerintah lainnya,” tegasnya.
Lebih lanjut, Sudarto menekankan bahwa proses hukum terhadap mantan pimpinan BGN tidak boleh mengganggu pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.
Menurutnya, program tersebut merupakan salah satu program prioritas nasional yang memiliki dampak jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Setelah penangkapan Dadan dan pihak-pihak terkait, fokus pemerintah harus tetap pada keberhasilan Program MBG. Kerja-kerja besar yang sudah dirancang harus terus dilaksanakan sampai berhasil memenuhi target yang telah ditetapkan,” katanya.