Terungkap, Ternyata Ini Alasan Dadan Hindayana Dicopot dari Jabatan Kepala BGN, Banyak Catatan.....?

Potret Dadan Hindayana resmi dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh Nanik S Deyang
Sumber :
  • Istimewa

SiapKepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana resmi dicopot dari jabatannya dan digantikan oleh Nanik S Deyang, pengumuman pergantian jabatan tersebut disampaikan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (2/6) malam.  

img_title Hari Pertama PJJ, Disdik Kerahkan Petugas Bersihkan Abu Vulkanik di Sekolah Depok

Kabar pergantian kepala BGN tersebut sontak membuat publik terkejut lantaran disebut sebut dilakukan secara mendadak.

Usut punya usut, dalam keterangan pers soal pergantian kepala BGN tersebut Mensesneg Prasetyo Hadi menyebut bahwa ada beberapa temuan yang menjadi catatan dari Presiden Prabowo berkenaan dengan masalah kedisiplinan.

img_title KNPI Siap Kawal Pemerintahan Prabowo, Haris Pertama: Pemuda Harus Jadi Ujung Tombak Perubahan!

"Selama 1,5 tahun melakukan monitoring dan evaluasi, banyak catatan catatan yang itu menjadi dasar pertimbangan oleh Presiden," katanya dikutip Rabu (3/6).

"Dengan catatan catatan tersebut dapat segera diperbaiki," sambungnya.

img_title Ketua Dewan Adat Wanam Merauke: PSN Harus Jadi Jalan Kemajuan Tanpa Hilangkan Jati Diri Adat

Lebih lanjut Mensesneg menuturkan beberapa catatan yang dimaksud seperti persoalan kedisiplinan dalam menjalankan Standar Operasi Prosedur (SOP) kemudian dengan masalah kedisiplinan menjalankan tata kelola, termasuk kedisiplinan dalam menjaga kualitas makanan yang seharusnya sudah ditetapkan oleh BGN.

"Beberapa hal tersebut yang menjadi pertimbangan dalam 1,5 tahun ini," pungkasnya.

Diketahui pada hari ini, Presiden memutuskan mengangkat tiga pejabat baru BGN, yakni : Nanik S Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional Agustina Arumsari Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Mayjen TNI Trenggono Wakil Kepala Badan Gizi Nasional.

Tiga pejabat yang dicopot adalah Kepala BGN Dadan Hindayana, Wakil Ketua BGN Lodewyk Pusung, dan Wakil Ketua BGN Sony Sanjaya.