Bela Lebanon, Iran Bunyikan Alarm Serbuan Rudal ke Israel: Mengungsilah Jika Ingin Hidup

Iran minta warga di kawasan kependudukan Israel ini segera mengungsi
Sumber :
  • Instagram Gaza Update Indonesia

Menurut Satrawi, perkembangan yang terjadi saat ini sangatlah penting. 

img_title Sangar, Dalam Semalam Iran Hancurkan 9 Pesawat Tempur AS, Washington Makin Tekor

"Satu, kita tahu akibat daripada perkembangan yang terbaru di Lebanon. Maka kemudian Iran dalam sikap yang terbaru beberapa jam terakhir, menyatakan menghentikan surat-menyurat dengan Amerika," jelasnya. 

Ia mengatakan, bahwa surat menyurat antara Teheran dengan Washington cukup intensif dan bahkan baru-baru ini telah mengantarkan kepada fase yang dianggap sangat optimistis. 

img_title Iran Dapat 'Pelajaran Mahal' dari AS dan Israel, Hasilnya Wajib Diwaspadai Lawan

"Karena kedua belah pihak mencapai kemajuan-kemajuan, ya walaupun masih ada beberapa catatan, terutama dari Trump yang akhirnya dikembalikan kembali untuk sebuah pematangan," tuturnya.

Namun apa yang dilakukan Israel dapat mengubah keadaan menjadi semakin rumit.

img_title AS Kehilangan Aset Canggih di Hormuz, Iran Ungkap Klaim Mengejutkan

"Nah, kalau Iran lanjut dengan sikap berhenti daripada surat-menyurat ini, maka ini tentu menjadi sebuah pukulan telak bagi proses perundingan, bagi proses mediasi." Karena, menurut Satrawi Iran bisa saja menghentikan proses perundingan sebagai bentuk protes sangat keras kepada Israel. 

"Saya mengatakan yang terjadi di Lebanon itu seperti upaya Netanyahu membikin sulutan di dalam kertas perundingan yang sedang dibangun antara Amerika dengan Iran," ujarnya.  

"Kalau tidak disikapi dengan seksama, bukan tidak mungkin aksi Israel di Libanon akan membuyarkan, akan menghanguskan kertas-kertas perundingan, paper-paper perundingan yang telah disusun di revisi di antara Iran dengan Amerika," sambungnya. 

"Oleh karena itu, perkembangan ketiga menurut saya yang juga sangat mengejutkan dan menurut saya ini sangat menarik secara politik," timpal dia lagi.

Potret ilustrasi Donald Trump dan Benjamin Netanyahu

Photo :
  • Istimewa

Lebih lanjut Satrawi mengungkapkan, ketika Iran mengambil sikap untuk menghentikan surat-menyurat, beberapa jam kemudian Amerika turun ke gelanggang dan mencoba untuk menenangkan keadaan.

Bahkan Presiden AS Donald Trump dikabarkan marah besar saat menelepon Netanyahu. 

"Kalau dalam catatan salah satu media Amerika Axios, itu dikatakan bahwa itu telepon terburuk. Komunikasi terburuk di antara di antara Trump dengan Netanyahu."

Usai percakapan tersebut, Trump dikabarkan telah memastikan bahwa pihaknya telah mengendalikan Israel.

"Salah satu hasilnya adalah Trump memastikan bahwa genjatan senjata tetap berlangsung di Libanon, dan dia juga memastikan bahwa komunikasi atau perundingan dengan Iran masih berjalan langsung."  

Halaman Selanjutnya
img_title