Bye Bye Amerika, Kini Giliran Jepang Merapat ke Iran: Kapal Tokyo Dijamin Aman Lewat Selat Hormuz
- Istimewa
Siap – Jepang memberikan dukungan nyata terhadap Iran. Hubungan dua negara tersebut menjadi sorotan di tengah ketidakjelasan konflik yang terjadi antara Teheran dengan Washington (Amerika Serikat).
Dikutip dari kantor berita Irna, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menekankan komitmen negaranya terhadap solusi diplomatik untuk menyelesaikan masalah.
Ia bahkan menegaskan kesiapan Teheran untuk memfasilitasi transit maritim dan memastikan keamanan pelayaran di Selat Hormuz.
Hal itu disampaikan Pezeshkian saat menerima sambungan telepon dari Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi pada Senin, 1 Juni 2026.
Dalam percakapan tersebut, Pezeshkian menyampaikan rasa terima kasihnya atas bantuan medis dan kemanusiaan pemerintah Jepang kepada Iran.
Pezeshkian juga memastikan tekad Iran untuk menyelesaikan masalah dan ketegangan regional melalui dialog maupun diplomasi.
“Republik Islam Iran selalu memandang diplomasi sebagai cara paling efektif untuk mengatasi masalah yang ada. Sayangnya, beberapa pihak, termasuk Amerika Serikat, telah melanggar komitmen mereka, sementara tindakan destabilisasi rezim Zionis telah menantang proses diplomatik," katanya.
Ilustrasi Iran buka pintu rudal jumbo hadapi Amerika dan Israel
- Istimewa
Pezeshkian juga menyatakan keprihatinannya atas pelanggaran berulang rezim Israel terhadap gencatan senjata di Lebanon.
Ia juga turut beduka atas pengungsian warga Lebanon yang terus berlanjut, dan dukungan politik serta militer yang diberikan Amerika Serikat kepada rezim Zionis Israel.
Terkait hal itu, Pezeshkian mendesak komunitas internasional untuk bertanggung jawab dan berupaya menghentikan tren yang mengkhawatirkan ini.
Tak lupa ia juga menekankan pentingnya keamanan dan kebebasan navigasi di perairan internasional.
“Republik Islam Iran sepenuhnya siap untuk memfasilitasi transit maritim. Masalah utamanya berasal dari pembatasan dan hambatan yang dikenakan oleh Amerika Serikat terhadap pelayaran dan perdagangan Iran.”
Pezeshkian memastikan bahwa Teheran berkomitmen untuk memfasilitasi perjalanan kapal-kapal yang berafiliasi dengan Jepang.
“Kami akan berupaya untuk memastikan bahwa transit kapal-kapal Jepang berjalan lancar dan lebih mudah.”
“Republik Islam Iran akan mengambil tindakan yang diperlukan sesuai kemampuannya untuk menormalkan transit maritim di Selat Hormuz dan menjaga stabilitas dan keamanan jalur perairan strategis ini,” sambungnya.
Pezeshkian menyatakan harapan, dengan kembalinya kondisi normal, akan tercipta lebih banyak peluang untuk memanfaatkan kemampuan teknis dan teknik Jepang dalam proyek-proyek rekonstruksi dan pengembangan kilang minyak, pelabuhan, dan infrastruktur ekonomi Iran yang rusak.