Bocor, Perang Amerika vs Iran Bakal Berlanjut, AS: Kami Lebih dari Mampu?

MoU Iran-AS terancam batal
Sumber :
  • Kolase Siap.viva

SiapAmerika Serikat kembali menunjukan arogansinya dengan menyatakan bahwa mereka masih membuka peluang untuk melanjutkan perang dengan Iran mengingat kesepakatan damai kedua negara tersebut masih belum jelas.

img_title Iran Ungkap Risiko yang Bisa Menghantam Washington, Blokade Ekonomi AS Tak Berpengaruh?

Menteri Pertahanan Amerika Serikat Pete Hegseth menyatakan hal tersebut saat menghadiri konferensi tingkat tinggi pertahanan di Asia, Sabtu (30/5).

Ia mengatakan bahwa Amerika Serikat mampu melanjutkan perang dengan Iran jika diperlukan.

img_title Iran Kirim Peringatan Keras ke AS, Apa yang Terjadi Jika Blokade Berlanjut?

"Kami lebih dari mampu, persediaan kami lebih dari cukup untuk perang lagi, baik di sana maupun di seluruh dunia karena bagaimana kami menyeimbangkan amunisi yang canggih dan melimpah," katanya seperti dilansir AFP.

"Kami berada di posisi yang sangat baik," sambungnya.

img_title Utang Jadi Instrumen Perekrutan Perang? Iran Soroti Strategi Baru di Balik Konflik

Sementara Komando Pusat AS (CENTCOM) mengemakan sikap tersebut dengan menyatakan AS tetap hadir dan waspada di seluruh kawasan Timur Tengah.

Diketahui, pada Kamis lalu waktu setempat, Amerika Serikat dan Iran sepakat memperpanjang gencatan senjata selama 60 hari dan memulai negosiasi soal program nuklir Teheran.

Namun, proposal itu masih harus disetujui Presiden AS Donald Trump.

Ia teguh ingin melucuti program dan persenjataan nuklir Iran.

"Iran harus setuju mereka tak akan pernah memiliki senjata atau bom nuklir. Selat Hormuz segera dibuka, tanpa biaya tol, untuk lalu lintas pelayaran tanpa batasan, di kedua arah," kata Trump.

Lantas ia berujar,  "Semua ranjau laut, jika ada akan dimusnahkan." Trump dilaporkan menggelar pertemuan dengan para penasihatnya di Gedung Putih usai negosiasi AS-Iran guna membahas kesepakatan nuklir Iran pada Jumat.

Salah satu sumber yang mengetahui masalah itu mengatakan pertemuan berakhir tanpa keputusan. Dia menyebut Trump hanya ingin Iran tak akan pernah mampu mengembangkan senjata nuklir.

Sejak awal negosiasi, Trump menegaskan program nuklir Iran harus dilucuti. Namun, Teheran menolak.

Iran berulang kali menyatakan program nuklir mereka untuk tujuan sipil bukan membuat senjata. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei juga mengatakan negosiasi terakhir dengan AS fokus untuk mengakhiri perang, masalah nuklir dibahas usai konflik betul-betul rampung.

Senada, pemimpin delegasi Iran yang juga ketua DPR Mohammad Bagher Ghalibaf mengatakan tak akan mengambil tindakan lebih jauh.

Halaman Selanjutnya
img_title