Iran Bombardir Pangkalan Militer Amerika Pagi Tadi, IRGC: Agresi Tidak Akan Dibiarkan Tanpa Balasan

Ilustrasi serangan Iran ke Pangkalan Amerika
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Iran kembali membuktikan ancamannya, membalas agresi militer Amerika Serikat yang terjadi di tengah upaya perundingan damai. 

img_title Suasana Makin Tegang, Iran Tantang AS Bertempur Langsung

Serangan itu dilancarkan Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC setelah pasukan Amerika Serikat menyasar aset Iran di kawasan Bandar Abbas.  

Dilansir dari kantor berita Irna, IRGC menekankan bahwa musuh harus tahu, tidak ada agresi yang akan dibiarkan tanpa balasan.

img_title Presiden Iran Tantang Militer Amerika Perang Tatap Muka: Jangan Cuma Berani dengan Sipil

Sebagai respon atas tindakan AS, IRGC kemudian melakukan serangan balasan ke Pangkalan Udara Amerika sekira pukul 04:50 waktu setempat. 

"Respons ini merupakan peringatan serius agar musuh tahu bahwa agresi tidak akan dibiarkan tanpa balasan, dan jika diulangi, militer Iran akan merespons dengan lebih tegas," kata IRGC.

img_title Iran Keluarkan Tantangan Berani ke AS, Ketegangan Timur Tengah Makin Panas

IRGC menambahkan, bahwa tanggung jawab atas konsekuensinya terletak pada pihak agresor.

Pemimpin Tertinggi Iran Motjaba Khamenei

Photo :
  • Istimewa

Sebelumnya, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam, Ayatollah Sayyid Mojtaba Khamenei juga memperingatkan, bahwa pihaknya akan bertindak tegas terhadap AS.

"Amerika Serikat tidak hanya tidak akan lagi memiliki tempat berlindung yang aman untuk kejahatannya dan untuk mendirikan pangkalan militer di wilayah tersebut, tetapi hari demi hari, ia semakin menjauh dari statusnya yang dulu."

Hari Pembalasan

Sementara itu, Iran siap menghadapi kemungkinan gagalnya perundingan terkait nota kesepahaman atau MoU dengan Amerika Serikat (AS). 

Skenario perang lanjutan ini telah disiapkan Republik Islam Iran meski ada indikasi yang mengarah pada kemungkinan pengumuman MoU.

Disitat dari kantor berita Tasnim News, kesiapan Iran dengan segala bentuk opsi tersebut mempertimbangkan rekam jejak provokasi perang dan kejahatan oleh pemerintah AS dan Israel

Angkatan Bersenjata Republik Islam telah menyiapkan kemungkinan tindakan permusuhan apa pun dari AS serta rezim zionis Israel.

Mereka selalu tetap dalam kesiapan penuh terlepas dari status negosiasi.

Sebuah sumber militer baru-baru ini mengatakan kepada Tasnim, bahwa jika Amerika sekali lagi melakukan kesalahan perhitungan dan melakukan agresi atau tindakan kriminal terhadap Iran, mereka akan menghadapi konfrontasi versi ketiga dari Republik Islam. 

Balasan tersebut akan berbeda dari dua perang sebelumnya dalam hal strategi, taktik, tujuan, dan peralatan.

Halaman Selanjutnya
img_title