Mengerikan, Baku Tembak AS vs Iran Pecah di Tengah Proses Finalisasi Perundingan Damai?
- Istimewa
Siap –Mengejutkan, ditengah kabar soal proses perundingan yang tinggal menunggu finalisasi, suhu konflik antara Amerika Serikat dan Iran malah makin memuncak.
Disitat dari laporan Al Jazeera, salah satu pejabat AS mengungkapkan bahwa Republik Islam telah menyerang pasukan Amerika dalam 24 jam terakhir.
Salah satu insiden yang paling mengkhawatirkan melibatkan rudal permukaan-ke-udara (surface-to-air missile) yang diluncurkan Republik Islam ke arah jet tempur Amerika.
"Orang Iran mencoba menyerang pasukan AS beberapa kali dalam 24 jam terakhir," ujar pejabat AS tersebut.
"Salah satu insiden melibatkan orang Iran yang meluncurkan rudal permukaan-ke-udara ke jet tempur AS," lanjutnya.
Serangan ini terjadi di tengah upaya diplomatik yang tengah berlangsung dan disebut sebut hanya tinggal menunggu proses finalisasi.
Republik Islam dan AS sedang berusaha mencapai Nota Kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang yang telah berlangsung sejak 28 Februari 2026.
Baku tembak pecah di tengah perundingan
Insiden peluncuran rudal ke jet tempur AS ini bukanlah kejadian yang terisolasi. Laporan dari lapangan menunjukkan bahwa eskalasi militer justru meningkat di saat para diplomat duduk bersama untuk merundingkan perdamaian.
Ledakan terdengar di dekat Bandar Abbas, provinsi selatan Hormozgan, pada Senin, 25 Mei 2026 pagi waktu setempat.
Kantor berita Republik Islam, Fars News Agency, melaporkan bahwa penduduk mendengar suara beberapa ledakan keras di dekat pangkalan udara taktis di wilayah tersebut.
"Beberapa menit yang lalu, penduduk di Bandar Abbas mendengar suara beberapa ledakan. Lokasi dan sumber pasti dari suara ini masih belum diketahui," lapor Fars.
Sementara itu, Republik Islam mengklaim telah menembak jatuh sebuah "drone musuh" di area Teluk Persia pada hari yang sama.
Klaim ini menunjukkan bahwa operasi militer di kawasan tersebut terus berlangsung meskipun gencatan senjata nominal telah diberlakukan sejak 8 April 2026.
"Pagi ini, sebuah drone musuh juga ditembak jatuh oleh angkatan bersenjata Republik Islam di area Teluk Persia," tambah laporan Fars.
Jika klaim Republik Islam berhasil menembak atau bahkan merusak jet tempur AS dalam insiden terbaru ini, itu bukanlah pertama kalinya.