Tanam 1000 Pohon, Menteri LH: Kesejahteraan dan Perlindungan Lingkungan Harus Seimbang

Potret Menteri LH/Kepala BPLH Moh Jumhur Hidayat
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Sebagai bagian dari upaya memperkuat pemulihan lingkungan dan meningkatkan kesadaran kolektif terhadap pentingnya menjaga keberlanjutan ekosistem, Menteri Lingkungan Hidup (LH)/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Moh Jumhur Hidayat bersama Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA) dan Paguyuban Petani Cianjur (PPC) melakukan kegiatan penanaman 1.000 pohon di Desa Batulawang, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, Kamis (21/5) siang.

img_title Menteri LH Jumhur dan Kapolda Riau Mitigasi Karhutla Riau, Besok Terbang ke Kalimantan

Sekretaris Jenderal Konsorsium Pembaruan Agraria (KPA), Dewi Kartika, menyampaikan bahwa kegiatan penanaman pohon tersebut merupakan bentuk kontribusi nyata para petani dalam menjaga keberlanjutan lingkungan hidup.

“Kegiatan menanam hari ini adalah sumbangsih dari teman-teman petani. Bagaimana kita memastikan keadilan agraria bisa sejalan dengan usaha-usaha kita untuk menjaga daya dukung lingkungan hidup,” kata Dewi.

img_title Aliansi Mahasiswa DIY Gelar Diskusi Publik, Soroti Eksploitasi Lingkungan dan Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Momentum Perkuat Kesadaran Menteri LH/ Kepala BPLH Moh Jumhur Hidayat menegaskan bahwa penanaman pohon merupakan langkah konkret dalam menjaga keseimbangan lingkungan sekaligus menghadapi tantangan perubahan iklim dan degradasi lahan.

“Menanam pohon berarti menanam masa depan. Upaya menjaga lingkungan tidak bisa dilakukan sendiri oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan oleh generasi sekarang maupun generasi mendatang,” kata Jumhur.

img_title Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan

Menteri LH juga menekankan bahwa kesejahteraan masyarakat dan perlindungan lingkungan hidup harus berjalan secara seimbang.

Karena itu, pemanfaatan lahan produktif perlu diarahkan tidak hanya untuk memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat, tetapi juga tetap menjaga keberlanjutan ekosistem dan kelestarian lingkungan hidup.

Ia menegaskan, masyarakat yang hidup dan bergantung pada alam merupakan pihak yang memiliki kedekatan paling kuat dengan lingkungan, sehingga harus menjadi bagian penting dalam upaya menjaga ekosistem.

"Karena itu, perlindungan lingkungan hidup tidak boleh dilakukan dengan mengesampingkan masyarakat yang hidup di dalam dan sekitar kawasan tersebut," tegas Jumhur.

Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Cianjur, Ramzi Geys Thebe, turut mengajak masyarakat membangun kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dimulai dari tindakan sederhana dalam kehidupan sehari-hari.