China Bongkar Kebohongan Trump soal Pasok Senjata ke Iran: Tidak Ada Percakapan atau Kesepakatan dengan AS!
- Kolase Siap.viva
Siap – Ketegangan diplomatik yang melibatkan Amerika Serikat, China, dan Iran kembali menjadi sorotan setelah Beijing secara tegas membantah klaim Presiden AS, Donald Trump mengenai penghentian pasokan senjata ke Republik Islam.
Dalam pernyataan yang ramai dibahas di media sosial dan berbagai forum geopolitik internasional, Trump mengklaim dirinya telah melakukan komunikasi dengan pihak China dan memperoleh persetujuan terkait penghentian dukungan persenjataan kepada Teheran.
Namun, pemerintah China langsung memberikan bantahan keras terhadap klaim tersebut.
Menurut pernyataan yang dikutip sejumlah media internasional, Beijing menegaskan tidak pernah melakukan percakapan ataupun mencapai kesepakatan dengan Washington mengenai penghentian pasokan senjata untuk Teheran.
Pernyataan tersebut muncul ketika hubungan antara AS dan Republik Islam masih berada dalam kondisi tegang pasca perang yang berlangsung selama lebih dari satu bulan dan berakhir dengan gencatan senjata yang masih rapuh.
Di saat yang sama, China terus memainkan peran penting sebagai salah satu mitra ekonomi dan diplomatik utama Teheran.
Perbedaan pernyataan antara Washington dan Beijing segera memicu perhatian komunitas internasional karena menunjukkan adanya ketidaksamaan narasi di tengah upaya diplomasi yang masih berlangsung.
China Tegaskan Tidak Ada Pembicaraan dengan AS
Trump pilih jalur damai dengan China soal Iran.
- Kolase Siap.viva
Dalam pernyataan yang beredar luas dan dikutip berbagai media internasional, pihak China menegaskan bahwa kabar mengenai kesepakatan penghentian pasokan senjata ke Republik Islam tidak memiliki dasar fakta.
Menteri Luar Negeri China, Wang Yi disebut menyampaikan bantahan langsung terhadap klaim yang dilontarkan Trump.
"Tunggu dulu! Kami ingin akhiri rumor palsu ini sekarang juga. Tidak ada percakapan atau kesepakatan seperti itu yang pernah terjadi dengan AS. Kami tidak pernah mengatakan ya atau tidak tentang senjata ke Iran," kata Wang Yi seperti dikutip World Updates, Kamis, 21 Mei 2026.
Pernyataan tersebut menjadi respons langsung terhadap klaim Trump yang sebelumnya menyatakan bahwa dirinya telah berbicara dengan China dan memperoleh persetujuan mengenai isu pasokan senjata kepada Republik Islam.
Trump sebelumnya mengklaim:
"Saya menelepon China dan mereka setuju- tidak ada lagi senjata ke Iran! Kemenangan besar untuk saya, teman-teman!"