Kurdistan Irak Angkat Topi: Iran Mampu Tahan Serangan AS-Israel Hampir 2 Bulan!

Iran tegak lawan dua adidaya
Sumber :
  • Kolase Siap.viva

Siap – Di tengah kecamuk ketegangan yang menyelimuti kawasan Timur Tengah, sebuah pengakuan mengejutkan datang dari tetangga dekat Iran.

img_title Perang Iran Ungkap Fakta yang Selama Ini Dirahasiakan, Ada Apa dengan Stok Senjata AS?

Qubad Talabani, Wakil Perdana Menteri wilayah Kurdistan Irak, memberikan pandangan mendalam mengenai ketahanan luar biasa Republik Islam dalam menghadapi tekanan militer dan politik yang masif dari blok Barat.

Menurut Talabani, Republik Islam saat ini justru terlihat lebih bersatu dibanding sebelumnya meski berada di bawah tekanan militer, ekonomi, dan politik yang sangat besar.

img_title AS Ngos-ngosan Hadapi Perang Iran, Temuan Pentagon Bertolak Belakang dengan Klaim Trump, Nah Loh

“Republik Islam lebih bersatu hari ini daripada sebelumnya, dan rakyat berdiri di belakang pemerintah mereka,” kata Qubad Talabani.

Ia juga menegaskan bahwa Republik Islam mampu bertahan menghadapi tekanan gabungan dari dua kekuatan militer terbesar dunia.

img_title Tak Banyak Diketahui, Begini Operasi Nekat AS di Dalam Wilayah Iran

“Faktanya adalah bahwa Republik Islam bangkit berdiri di bawah pukulan menghancurkan dari dua pasukan terkuat,” ujarnya.

Pernyataan itu langsung menarik perhatian karena muncul di tengah meningkatnya konfrontasi antara Washington dan Teheran dalam beberapa pekan terakhir.

Ketegangan kawasan meningkat tajam setelah Amerika Serikat memperkuat kehadiran militernya di Timur Tengah dan Israel terus melanjutkan operasi militernya di Gaza serta wilayah perbatasan Lebanon.

Di saat yang sama, Iran juga meningkatkan aktivitas militernya di kawasan Teluk Persia dan Selat Hormuz.

Menurut laporan Reuters, Al Jazeera, dan Bloomberg, konflik terbaru ini membuat kawasan Timur Tengah berada dalam salah satu periode paling berbahaya dalam beberapa tahun terakhir.

Harga minyak dunia bahkan sempat mengalami fluktuasi akibat kekhawatiran terhadap keamanan jalur energi global.

Sekitar 20 persen distribusi minyak dunia diketahui melewati Selat Hormuz setiap hari.

Karena itu, setiap eskalasi yang melibatkan Republik Islam langsung memengaruhi pasar internasional.

Talabani mengatakan dunia kini mulai melihat bahwa Iran memiliki struktur negara yang mampu bertahan dalam tekanan jangka panjang.

“Republik Islam adalah negara dengan lembaga-lembaga yang beragam: politik, negara, agama, serta militer dan paramiliter,” katanya.

“Lembaga-lembaga ini mampu bertahan menghadapi serangan intensif dari AS dan Israel selama hampir dua bulan.”

Pernyataan tersebut memperlihatkan bagaimana sebagian pihak di kawasan mulai menilai bahwa strategi tekanan maksimum terhadap Teheran tidak memberikan hasil cepat seperti yang diharapkan Barat.

Halaman Selanjutnya
img_title