Eyal Zamir Akui IDF Terbebani, Perang Iran dan Hizbullah Bikin Pasukan Cadangan Israel di Ambang Keruntuhan

Pasukan cadangan Israel di ambang runtuh
Sumber :
  • Siap.viva/The Cradle

Siap – Militer Zionis Israel dilaporkan mengeluarkan peringatan serius terkait kondisi pasukan cadangannya yang disebut berada di ambang keruntuhan akibat perang berkepanjangan di berbagai front.

img_title Bukan Sekadar Istilah, Trump Sedang Bangun Narasi Baru soal Konflik Iran, Begini Katanya

Situasi tersebut terjadi ketika konflik di Gaza dan Lebanon terus berlangsung, sementara ketegangan Iran dan Amerika Serikat di Timur Tengah juga semakin memanas.

Menurut laporan i24 News, Kepala Staf militer Israel, Eyal Zamir menyampaikan peringatan tersebut dalam sesi rahasia Komite Urusan Luar Negeri dan Pertahanan Knesset pada Senin, 12 Mei 2026.

img_title Trump Geram soal Amunisi AS, Klaimnya di Tengah Perang Iran Bikin Geger

Dalam pertemuan itu, Zamir memperingatkan kemampuan angkatan bersenjata Israel untuk mempertahankan operasi militer multi-front mulai melemah secara cepat.

Konflik yang berlangsung dari Gaza hingga perbatasan Lebanon disebut telah memberikan tekanan luar biasa terhadap pasukan aktif maupun cadangan Israel.

img_title Gertak Balik Amerika Serikat, Iran Peringatkan "Jurang Neraka" untuk Washington!

Zamir mendesak pemerintah segera mengambil langkah legislatif untuk memperpanjang wajib militer menjadi 36 bulan.

Ia juga meminta perluasan wajib militer terhadap komunitas ultra-Ortodoks atau Haredi.

Menurut dia, tekanan terhadap pasukan cadangan sudah mencapai level yang tidak lagi normal.

“Beban yang tidak wajar” menjadi istilah yang digunakan Zamir untuk menggambarkan kondisi pasukan saat ini.

Peringatan tersebut langsung memicu perhatian besar di Israel maupun internasional.

Pasalnya, situasi itu muncul ketika kawasan Timur Tengah sedang berada dalam salah satu fase paling berbahaya dalam beberapa tahun terakhir.

Ketegangan Iran dan Amerika Serikat terus meningkat di Teluk Persia dan Selat Hormuz.

Di sisi lain, Hizbullah juga semakin aktif memperlihatkan kesiapan menghadapi kemungkinan perang besar dengan Israel.

Reuters dan Al Jazeera melaporkan Israel kini menghadapi tekanan keamanan yang semakin kompleks.

Selain operasi berkepanjangan di Gaza, Tel Aviv juga terus memperkuat pertahanan di wilayah utara dekat Lebanon.

Militer Israel khawatir konflik dapat berkembang menjadi perang regional yang melibatkan Iran dan kelompok sekutunya.

IDF Tertekan Akibat Perang Berkepanjangan

Laporan i24 News menyebut Eyal Zamir telah beberapa kali memperingatkan pemerintah soal kondisi internal militer Israel.

Ia bahkan sebelumnya mengangkat “sepuluh bendera merah” terkait stabilitas sistem pertahanan Israel.

Halaman Selanjutnya
img_title