Peringatan Keras Jenderal Iran ke AS-Israel: Perang Akan Memasuki Wilayah yang Tidak Diantisipasi Musuh

Rudal Iran siap hadapi Amerika Serikat dan Israel
Sumber :
  • X

Siap – Militer Iran kembali mengingatkan, bahwa mereka 1000 persen siap perang dan memiliki kejutan yang menyakitkan bagi Amerika Serikat maupun Israel jika berani bertindak gegabah.

img_title Jantung Energi Iran Dibayangi Ancaman, Ledakan Misterius Muncul di Pulau Kharg

Dilansir dari kantor berita IRNA, juru bicara Angkatan Darat Iran, Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, mengatakan negaranya memiliki opsi mengejutkan yang disiapkan untuk setiap tindakan agresi di masa depan. 

Ia memperingatkan bahwa musuh yang melakukan kesalahan perhitungan lain terhadap Iran akan menghadapi respons di luar dugaan mereka.

img_title Teheran Ubah Kalkulasi Konflik, Strategi Baru Iran Bidik Kekuatan AS dari Banyak Arah

Akraminia menyampaikan pernyataan tersebut dalam wawancara terperinci dengan IRNA, yang diterbitkan pada Minggu, 10 Mei 2026. 

Di tengah gencatan senjata selama 40 hari, para pejabat Iran memberi peringatan keras bahwa negara itu tetap siap untuk skenario apa pun. 

img_title Bukan Sekadar Istilah, Trump Sedang Bangun Narasi Baru soal Konflik Iran, Begini Katanya

“Kami memperingatkan musuh bahwa jika mereka sekali lagi melakukan agresi dan jatuh ke dalam kesalahan perhitungan lain, seperti yang mereka lakukan di masa lalu dan masih membayar harganya hingga hari ini, mereka pasti akan menghadapi opsi mengejutkan lainnya,” katanya.

Markas Besar Pusat Khatam al-Anbia Iran siap hadapi Amerika

Photo :
  • Istimewa

Akraminia mencatat bahwa opsi-opsi ini tidak hanya akan bergantung pada tekad dan keteguhan personel Angkatan Bersenjata tetapi juga akan melibatkan peralatan militer yang lebih canggih dan modern, metode peperangan baru, dan, yang terpenting, arena konflik baru.

Menurutnya, konfrontasi di masa depan dapat meluas ke ranah yang belum diprediksi atau dimasukkan musuh ke dalam perencanaan militernya.

“Perang akan memasuki wilayah yang tidak diantisipasi musuh,” katanya.

Ia memastikan bahwa balasan Teheran mampu mengejutkan lawan-lawannya di bidang tersebut.

Akraminia juga mengatakan, tidak satu pun tujuan Amerika Serikat tercapai selama perang. 

Ia mengatakan, AS mengharapkan kerusuhan sosial dan runtuhnya sistem politik melalui operasi kejutan, tetapi rakyat Iran justru turun ke jalan untuk mendukung negara dan persatuan nasional.

Angkatan Bersenjata juga mengejutkan musuh dengan mempertahankan kemampuan operasional sepanjang konflik 40 hari, melakukan operasi defensif dan ofensif.

Ia mengatakan musuh pada akhirnya gagal mematahkan perlawanan Republik Islam dan terpaksa menerima gencatan senjata.

Strategi Hormuz Diperkuat

Juru bicara tersebut mengatakan perang telah mendorong Teheran untuk lebih memanfaatkan kapasitas geopolitik Selat Hormuz.

Halaman Selanjutnya
img_title