AS Frustasi Hadapi Iran, Tentara Zionis Israel 'Babak Belur' Dihantam Hizbullah

Israel terpukul di Lebanon Selatan
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Situasi perang di Timur Tengah kembali memanas setelah pasukan Hizbullah melancarkan serangan mematikan terhadap tentara Israel di Lebanon Selatan.

img_title Iran Tebar Ancaman Baru di Yordania, Intelijen AS Ketar-Ketir Serangan Iran Kian Ganas

Media Zionis Kan 11 melaporkan, bentrokan besar terjadi pada Minggu, 3 Mei 2026 pagi waktu setempat ketika pasukan Brigade Golani Israel yang berada di bawah komando Divisi 36 menghadapi serangan mendadak dari kelompok Hizbullah.

Serangan itu disebut menyebabkan 11 tentara Israel terluka dan empat lainnya tewas.

img_title Iran Geser Doktrin Perang, Teknologi Rudal Jadi Instrumen Tekanan Baru terhadap AS

Insiden tersebut menjadi pukulan terbaru bagi Israel di tengah tekanan perang yang semakin luas antara Iran, Amerika Serikat, dan Israel di kawasan Timur Tengah.

Menurut laporan Kan 11, bentrokan terjadi tak lama setelah pukul 11.00 siang.

img_title Detik-detik Angkatan Laut Iran Bikin Kapal Perang AS Kocar Kacir dari Medan Pertempuran

Pasukan Hizbullah dilaporkan melepaskan tembakan intens ke arah tentara Israel yang sedang bergerak di wilayah Lebanon Selatan.

“Akibat tembakan tersebut, 11 tentara terluka dan 4 tentara tewas,” tulis laporan media Ibrani itu, Selasa, 5 Mei 2026.

Para tentara yang terluka kemudian dievakuasi menggunakan helikopter menuju Rumah Sakit Rambam untuk menjalani perawatan intensif.

Serangan itu langsung memicu kepanikan di internal militer Israel.

Beberapa media lokal Israel menyebut situasi di front utara semakin sulit dikendalikan karena Hizbullah terus meningkatkan intensitas serangan.

Kondisi ini muncul saat Israel juga masih menghadapi tekanan besar akibat konflik langsung dengan Iran.

Dalam beberapa pekan terakhir, serangan rudal dan drone meningkat tajam di berbagai wilayah Timur Tengah.

Iran disebut semakin agresif setelah Amerika Serikat memperluas operasi militer di sekitar Selat Hormuz dan Teluk Persia.

Sementara itu, Hizbullah yang dikenal sebagai sekutu dekat Teheran terus menunjukkan kemampuan militernya di perbatasan Lebanon-Israel.

Serangan terbaru terhadap Brigade Golani bahkan disebut sebagai salah satu bentrokan paling mematikan dalam beberapa minggu terakhir.

Brigade Golani sendiri merupakan salah satu unit elite paling terkenal milik Israel.

Pasukan ini selama bertahun-tahun terlibat dalam berbagai operasi besar di Gaza hingga Lebanon.

Namun kini, unit tersebut justru menghadapi tekanan berat akibat taktik perang gerilya dan serangan drone Hizbullah.

Israel Tertekan di Banyak Front Perang

Halaman Selanjutnya
img_title