Iran Ancam Jadikan Selat Hormuz Kuburan Massal Kapal Perang Amerika

Rudal Iran siap lumpuhkan Amerika di Selat Hormuz
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Iran kembali melontarkan ancaman terhadap Amerika Serikat. Kali ini, mereka berjanji bakal menghancurkan kapal-kapal AS yang berada di Selat Hormuz.

img_title Selat Hormuz Jadi Medan Strategis, Iran Mulai Membatasi Ruang Gerak Negara Pendukung AS

Pernyataan itu disampaikan Sekretaris Dewan Kebijaksanaan Republik Islam Iran Mohsen Rezaee, melalui akun media sosial X miliknya pada Minggu, 3 Mei 2026. 

Ia mengatakan, bahwa jalur air strategis itu akan dijadikan kuburan bagi kapal induk dan pasukan Amerika Serikat. 

img_title Iran Peringatkan AS, Serangan ke Aset Energi Teheran Bisa Picu Perang Lebih Luas

Dilansir dari kanal YouTube Kompas, Rezaee mengancam kapal induk dan pasukan Amerika Serikat yang berada di Selat Hormuz akan bernasib seperti jet-jet tempur Washington yang mereka lumpuhkan bulan lalu. 

Mantan Komandan Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC itu juga menyamakan kehadiran militer Amerika Serikat di kawasan tersebut dengan aksi bajak laut.

img_title Iran Kecam Sikap Kanada yang Pro Amerika: Padahal Kerap Ditindas AS

Ia menyindir bahwa Amerika Serikat adalah satu-satunya bajak laut yang memiliki kapal induk. 

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump pada Jumat, 1 Mei 2026 justru membanggakan aksi angkatan laut Amerika Serikat di kawasan tersebut. 

Dalam pidatonya di Florida, Trump menggambarkan penyeritaan kapal dan minyak di Selat Hormuz sebagai bisnis yang menguntungkan.

Pernyataan ini muncul di tengah ketegangan dua negara terkait blokade Selat Hormuz.

Sebagaimana diketahui, penutupan Selat Hormuz terjadi setelah serangan udara gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Teheran pada akhir Februari 2026. 

Hal itu kemudian dibalas dengan langkah blokade Washington setelah perundingan di Pakistan gagal mencapai kesepakatan.

Israel Dilarang Lewati Selat Hormuz

Iran menegaskan bahwa kawasan Selat Hormuz tertutup untuk kapal-kapal Zionis Israel.

Pernyataan ini semakin meningkatkan tensi panas dengan Amerika Serikat.  

Komandan Angkatan Laut Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Laksamana Muda Alireza Tangsiri, menyampaikan bahwa pihaknya telah menyiapkan rencana aturan baru untuk mengatur navigasi melalui Selat Hormuz. 

Sedikitnya ada 12 langkah yang bakal diterapkan Teheran terkait hal itu, termasuk larangan permanen bagi kapal-kapal Zionis Israel untuk melintasi Selat Hormuz. 

"Selat Hormuz adalah wilayah yang strategis ini sangat penting saya mohon semua memberikan perhatian besar, pada hal ini kita memiliki hak hukum yang sah atau wilayah ini, namun selama bertahun-tahun kita tidak memanfaatkannya," ucap dia.

Halaman Selanjutnya
img_title