Iran Kirim Drone Serat Optik ke Hizbullah, Tentara Zionis Kelabakan di Front Utara

Iran di Balik Drone Hizbullah yang Bikin Frustrasi Tentara Israel
Sumber :
  • Siap.viva/Sprinter Press

Siap – Dua panggung perang di Timur Tengah kini saling terkait erat.

img_title Iran Tebar Ancaman Baru di Yordania, Intelijen AS Ketar-Ketir Serangan Iran Kian Ganas

Iran yang selama ini dituduh sebagai dalang di balik kelompok perlawanan di kawasan, kembali menunjukkan pengaruhnya.

Kali ini, dampaknya terasa langsung di medan pertempuran Lebanon selatan.

img_title Iran Geser Doktrin Perang, Teknologi Rudal Jadi Instrumen Tekanan Baru terhadap AS

Media Israel Israel Hayom melaporkan bahwa tentara Israel kini diliputi kekecewaan mendalam.

Yang seharusnya menjadi "jebakan strategis" bagi Hizbullah untuk membuatnya berlutut, justru berubah menjadi jebakan strategis bagi Zionis Israel.

img_title Detik-detik Angkatan Laut Iran Bikin Kapal Perang AS Kocar Kacir dari Medan Pertempuran

"Sulit untuk mengabaikan kekecewaan di kalangan tentara Israel atas situasi di Lebanon," tulis media tersebut.

Apa yang sebenarnya terjadi?

Iran, melalui Korps Garda Revolusi Islam (IRGC), telah memasok Hizbullah dengan teknologi drone mutakhir yang mengubah keseimbangan kekuatan di medan perang.

Iran di Balik Layar: Drone Serat Optik yang Mengubah Perang

Hizbullah yang didirikan dengan bantuan IRGC pada 1980-an, telah menjadi pilar utama kebijakan luar negeri Iran di Timur Tengah.

Kelompok ini berfungsi sebagai kekuatan proksi yang signifikan bagi Iran, terutama dalam konfrontasinya dengan Israel.

Transformasi Hizbullah menjadi kekuatan militer yang kuat dimungkinkan melalui dukungan finansial dan militer Iran.

Teheran menyediakan senjata, uang, dan pelatihan kepada Hizbullah.

Menurut laporan AS, Iran menyumbang sekitar USD 570 juta setiap tahunnya untuk Hizbullah.

Kini, dengan dukungan tersebut, Hizbullah meluncurkan senjata baru: drone kecil yang dikendalikan dengan kabel serat optik selebar benang gigi.

Apa yang membuat drone ini begitu istimewa dan mematikan?

Karena terhubung langsung dengan kabel fisik ke operatornya, drone ini tidak memancarkan sinyal radio apapun.

Akibatnya, drone ini kebal terhadap sistem peperangan elektronik atau jamming milik Israel.

Drone ini terbang rendah dan cepat, serta berukuran sangat kecil.

Ran Kochav, mantan komandan pertahanan udara Israel, mengakui negaranya saat ini gagal menghadapinya.

"Mereka terbang sangat rendah dan sangat cepat, dan mereka sangat kecil, sangat sulit untuk mendeteksi mereka, dan bahkan setelah mereka terdeteksi, mereka sangat sulit dilacak," kata Kochav.

Ia juga mengakui bahwa Israel terlalu fokus pada pertahanan terhadap roket dan rudal, sehingga mengabaikan ancaman drone.

Halaman Selanjutnya
img_title