Cetak Desa Devisa, Anak Usaha Kemenkeu Berambisi Antarkan Jahe Gajah Sukabumi Tembus 5 Benua
- Istimewa
Siap – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) melalui sejumlah anak usahanya, seperti Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI), PT Karabha Digdaya dan Bea Cukai tengah berupaya keras meningkatkan kesejahteraan kaum petani.
Salah satunya seperti yang terlihat di Desa Pawenang, Kecamatan Nagrak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.
Daerah tersebut dikenal sebagai penghasil jahe gajah dan ditargetkan menjadi salah satu desa devisa.
Kepala Divisi Jasa Konsultasi LPEI Saur Maria Sidabutar, mengungkapkan, ada banyak potensi yang dikembangkan agar hasil pertanian di tempat ini bisa menjadi komoditas ekspor.
Maria menyebut, ada sebanyak 147 desa yang berada di kawasan ini berhasil memproduksi kualitas unggul jenis jahe gajah. Dan itu berpeluang besar masuk pasar global.
"Ini yang punya potensi pasar di dunia cukup luas dan kita butuh kolaborasi bersama para pemangku kepentingan," katanya dikutip pada Jumat, 1 Mei 2026.
Menurut Maria, pasar sangat terbuka tapi harus ada supervisi dari para ekspor yang sudah berpengalaman.
Sehingga, ketika menyiapkan infrastrukturnya para petani ini tidak kesulitan dan ketika ada order dari luar negeri mereka siap juga untuk mengepak atau mempersiapkan packingnya.
"Sehingga ketika sampai ke luar negeri produknya standarnya tetap terjaga, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas," ujarnya.
Maria juga mengatakan, yang menjadi tantangan bagi para petani adalah ketika mereka harus mencukupi permintaan dan harus memastikan kualitas.
Terkait hal itu, LPEI bersama sejumlah pihak terkait akan turun langsung memberikan pendampingan.
"Nah pelatihan yang diberikan dalam sejumlah series nanti mempersiapkan mereka untuk satu memiliki bisnis etik atau etika bisnis. Kalau terjadi permintaan dan harus dipenuhi mereka harus memastikan kualitas tidak diturunkan, karena ada prinsip kalau kredibilitas itu dimiliki order akan datang terus, repeat order," tuturnya.
Kemudian yang tak kalah penting, lanjut Maria, adalah memastikan petani ini tetap menjaga kelestarian lingkungan.
"Pemahaman mereka terhadap penggunaan pesticida atau non-chemical itu sangat baik dan pasar Eropa akan menangkap produk-produk atau menyambut produk-produk yang ramah lingkungan dan ini one of the product yang bisa represent kita sudah environmental friendly."