Depok Viral Gegara Pocong Keliling Walikota: Kayaknya Sudah Ga Berani Lagi Gentayangan?
- Istimewa
Siap –Disebut selalu ada saja Gebrakannya dan viral di media sosial, Walikota Depok Supian Suri akhirnya angkat bicara.
Ia meminta semua pihak khususnya warganet atau netizen agar tak tak mudah percaya dengan isu-isu miring yang tak jelas kebenarannya.
Supian menegaskan, bahwa dirinya bersama Chandra Rahmansyah (wakil wali kota) sangat membuka diri terhadap kritik, masukan, termasuk saran yang diberikan netizen.
"Tetapi tolong bantu kami untuk juga mengeliminir hoaks yang ada di Kota Depok. Kemarin muncul hoaks baru, pocong gentayangan. Saya minta tolong kayaknya pocong sudah enggak berani lagi gentayangan di Kota Depok. Karena hampir semua sudut sudah jadi rumah," kata Supian Suri saat menyampaikan pidato di Upacara HUT ke-27 Kota Depok pada Senin, 27 April 2026.
"Jadi saya minta tolong, jangan Depok terus dibully dengan hal-hal yang sebenarnya tidak ada. Depok enggak ada keranda terbang, enggak ada babi ngepet. Enggak ada juga pocong yang berkeliling di Kota Depok," sambungnya.
Terkait hal itu, Supian pun mengajak seluruh masyarakat, termasuk netizen agar dapat menjaga kota ini sehingga tidak terus menerus menjadi bahan bullyan.
"Hal-hal yang memang menjadi kritikan kami terima itu sebagai masukan, termasuk Sawangan Kubro saya enggak keberatan disampaikan itu karena ini menjadi PR kita," ujarnya.
"Tetapi untuk hal-hal yang sifatnya hoaks, jangan juga dibesar-besarkan seolah-olah itu benar adanya di Depok."
Supian memastikan, bahwa di daerahnya tidak ada pocong keliling atau keranda terbang seperti yang sempat viral di media sosial.
"Jadi jangan dibuat ini menjadi bahan cerita lucu-lucuan karena sekali lagi kita bangga dengan kota kita dan kita punya komitmen yang sama bagaimana menjadi kota ini menjadi kebanggaan buat kita semua."
"Untuk itu anak-anak sekolah, anak-anakku bantu saya untuk kita jaga kota ini menjadi kota kebanggaan buat kita-kita semuanya. Kita tumbuhkan rasa memiliki kecintaan buat Kota Depok," timpalnya lagi.