Blokade Laut AS Bikin Iran Terjepit, Tapi Trump Banyak Tekanan, Amerika Bakal Tetap Kalah ?

Potret Ilustrasi
Sumber :
  • Istimewa

Siap –Aksi blokade laut yang diberlakukan oleh Amerika Serikat berbuntut panjang, pasalnya hal tersebut telah mencekik jalur jalur ekonomi utama Republik Islam Iran hingga berpotensi pada krisis penyimpanan minyak minyak yang kian nyata.

img_title Iran Hancurkan Markas AS, Perang Makin Memanas

Namun demikian, jika blokade laut tersebut diperpanjang AS tetap saja akan sulit untuk melumpuhkan ekonomi Iran yang telah berahun tahun berdaptasi dengan tekanan AS dan sanksi yang melumpuhkan.

Meski posisi Iran tengah terjepit, para pemimpinnya menyadari bahwa presiden AS Donald Trump kini juga berada dibawah tekanan.

img_title Pejabat Militer Amerika Akui Iran Hancurkan Markas Armada ke-5 AS di Bahrain

Ditengah reaksi keras soal perang, Trump kini dihadapkan dengan pemilu di AS yang semakin dekat, alhasil, Teheran telah menghitung bahwa Trump akan menyerah lebih dulu.

Iran jaga Selat Hormuz sepenuhnya dari Amerika

Photo :
  • Istimewa

img_title Perang Iran-AS Merembet ke Energi, Teheran Siapkan Balasan Lebih Keras

Hanya tiga bulan yang lalu, pemerintah Iran berada di ambang kehancuran setelah rakyat turun ke jalan di seluruh negeri untuk memprotes penanganan ekonomi yang buruk.

Pemerintah yang sama itu diberi kesempatan kedua ketika AS dan Israel melancarkan serangannya, dan kini menggunakan dalih perang untuk membenarkan kondisi ekonomi yang parah kepada 92 juta penduduknya.

"Iran telah menghadapi kampanye tekanan maksimum pada masa jabatan pertama Trump, dan terpaksa memangkas produksi minyaknya hingga setengahnya," kata Esfandyar Batmanghelidj, CEO lembaga think-tank Borse and Bazaar, kepada CNN dikutip Senin (27/4).

"Jika blokade ini berlangsung selama berbulan-bulan, hal itu pasti akan berdampak pada prospek ekonomi Iran, tetapi pihak Iran memperkirakan bahwa AS sendiri tidak akan mampu menahan tekanan tersebut dalam jangka waktu yang begitu lama."sambungnya.

Aksi blokade pelabuhan-pelabuhan Iran yang dimulai lebih dari sepuluh hari lalu kini telah meluas ke seluruh dunia, dengan setiap kapal yang terkait dengan Iran diawasi secara ketat oleh angkatan laut AS sepanjang perjalanannya.

Salah satu dampak utama dari blokade ini adalah membuat Iran tidak mampu mengekspor komoditas utamanya.

Jika negara tersebut tidak dapat mengalirkan jutaan barel minyak yang diproduksinya setiap hari, Iran mungkin terpaksa mengurangi produksinya.

Ekspor minyak mentah dan produk minyak bumi merupakan sumber utama mata uang asing bagi Iran.

Halaman Selanjutnya
img_title