Sok Jago, Israel Siap Bikin Iran Kembali ke Jaman Batu, Trump 'Main Gila' di Selat Hormuz
- Istimewa
Siap –Ditengah kebuntuan perundingan damai antara Iran dan Amerika Serikat dan memanasnya Selat Hormuz, Israel tiba tiba mengeluarkan pernyataan yang bikin dunia geger.
Israel dikabarkan dengan sesumbar menyebut bahwa mereka siap mengembalikan Republik Islam Iran ke Zaman Batu.
Menteri Pertahanan Zionis Israel Kata mengatakan bahwa pihaknya sedang menunggu lampu hijau dari Amerika Serikat untuk menjalankan misi tersebut.
"Israel siap untuk melanjutkan perang melawan Iran," katanya dalam pernyataan video pada Kamis seperti dilansir AFP. "
Militer Israel sial baik secara defensif maupun ofensif dan target telah ditandai," lanjutnya.
"Kami sedang menunggu lampu hijau dari Amerika Serikat pertama dan terutama untuk menyelesaikan penghapusan dinasti Khamenei dan juga untuk mengembalikan Iran ke zaman batu dan kegelapan dengan menghancurkan fasilitas energi, listrik utama serta membongkar infrastruktur ekonominya," lanjut dia.
Serangan pembuka AS-Israel dalam perang pada 28 Februari menewaskan pemimpin tertinggi Iran, Ayatollah Ali Khamenei, yang kemudian digantikan oleh putranya; Mojtaba Khamenei, yang belum muncul di depan umum sehingga menimbulkan spekulasi tentang kondisinya dan apakah dia masih hidup.
“Kali ini, ketika serangan dilanjutkan, akan berbeda dan mematikan, menambahkan pukulan dahsyat di titik-titik paling sensitif setelah serangan luar biasa yang telah dialami rezim teror Iranyang akan mengguncang dan meruntuhkan fondasinya,” kata Katz.
Ilustrasi Selat Hormuz ditutup Iran
- Istimewa
Trump 'Main Gila' di Selat Hormuz
Presiden Amerika Serikat Donald Trump lagi lagi tebar ancaman di perang Iran untuk kesekian kali, ia memerintahkan angkatan laut AS untuk menembak dan membunuh kapal manapun yang memasang ranjau di Selat Hormuz.
"Tidak boleh ada keraguan," tulis Trump dalam unggahannya di Truth Social dilansir Kamis (23/3).
Tak hanya itu, Donald Trump juga mengaku bahwa dirinya memerintahkan kapal penyapu ranjau AS untuk terus membersihkan jalur tersebut.
"Dengan kekuatan yang ditingkatkan tiga kali lipat,"
Pernyataan tersebut menandai peningkatan tajam ketegangan Antara AS dan Iran terkait jalur pelayaran minyak yang sangat penting itu.
Trump selama ini secara agresif menekan Teheran agar membuka kembali sepenuhnya Selat Hormuz sebagai bagian dari gencatan senjata yang rapuh.