Menelisik Motif WNA Inggris yang Tewas di Kantor Imigrasi Depok, Padahal Baru Ditahan Sehari

Polisi evakuasi WNA Inggris yang tewas di kantor Imigrasi Depok
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Polisi tengah melakukan penyelidikan lebih dalam atas kasus tewasnya warga negara asing (WNA) asal Inggris di Kantor Imigrasi Kota Depok pada Selasa, 21 April 2026. 

img_title Imigrasi Bongkar Akal-akalan Warga Depok Jadi Tentara Bayaran Rusia, Modus Jual Sepatu

Adapun korban diketahui bernama Duncan James Rance alias DJR (53 tahun). Ia tercatat sebagai seorang pengajar.

Terkait hal itu, Kepala Kantor Imigrasi Depok, Irvan Triansyah akhirnya angkat bicara. Ia tak menampik adanya kejadian tersebut. 

img_title Kepala Imigrasi Blak-blakan Soal Yayan, Warga Depok yang Jadi Tentara Rusia

Dalam keterangan resmi yang diterima awak media Irvan menjelaskan, bahwa kejadian bermula ketika DJR diamankan pada Senin, 20 April 2026. 

Ia ditahan karena tengah menjalani proses pemeriksaan keimigrasian lebih lanjut terkait dugaan pelanggaran izin tinggal.  

img_title Imigrasi Depok Gagalkan Penyelundupan ABG ke Tiongkok, Modusnya Pengantin Pesanan

Lalu, sekira pukul 15:45 WIB, Selasa 21 April 2026, petugas menerima laporan adanya kecurigaan terhadap kondisi DJR yang saat itu berada di dalam kamar mandi ruang detensi (tahanan). 

"Petugas kemudian melakukan pengecekan awal, namun tidak ditemukan respons. Untuk memastikan kondisi yang bersangkutan, petugas segera melakukan tindakan pembukaan paksa pintu kamar mandi," katanya pada Rabu, 22 April 2026. 

"Setelah pintu berhasil dibuka, deteni ditemukan dalam kondisi tidak sadarkan diri," sambungnya.

Polisi cek dugaan bunuh diri WNA Inggris di kantor Imigrasi Depok

Photo :
  • Istimewa

Menindaklanjuti temuan tersebut, petugas Imigrasi Depok segera berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan fasilitas kesehatan untuk penanganan lebih lanjut.

"Berdasarkan hasil pemeriksaan dari pihak kepolisian yang bersangkutan dinyatakan telah meninggal dunia." 

Irvan mengklaim, bahwa proses penanganan dilakukan secara profesional, transparan, dan mengedepankan prinsip kehati-hatian. 

Lebih lanjut Irvan juga menyampaikan duka cita yang  mendalam atas peristiwa ini.  

“Kami menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas meninggalnya DJR. Kami berkomitmen untuk menangani peristiwa ini secara profesional dan bertanggung jawab," janjinya.

Tak hanya itu, Imigrasi Depok juga telah dan akan terus berkoordinasi dengan pihak kepolisian, perwakilan Pemerintah Inggris dan keluarga korban di Indonesia guna memastikan komunikasi yang baik serta penanganan lebih lanjut.

Dugaan Bunuh Diri

Diberitakan sebelumnya, kejadian bermula ketika WNA asal Brighton, Inggris itu ditahan oleh petugas di ruang tahanan sementara Imigrasi Depok sejak Senin, 20 April 2026.

Duncan, ditahan di ruang tahanan sementara kantor Imigrasi Depok. 

Kemudian, sekira pukul 15:20 WIB (Selasa sore), diketahui melalui cctv korban masuk ke kamar mandi.

Halaman Selanjutnya
img_title