WNA Inggris Tewas Gantung Diri di Kantor Imigrasi Depok, Ini Kronologinya
- Istimewa
Siap – Seorang warga negara asing (WNA) asal Inggris ditemukan tewas dengan kondisi mengenaskan di Kantor Imigrasi Kota Depok pada Selasa, 21 April 2026.
Data yang dihimpun menyebutkan, korban diketahui bernama Duncan James Rance (54 tahun). Ia tercatat sebagai seorang pengajar.
Kejadian bermula ketika WNA asal Brighton, Inggris itu ditahan oleh petugas di ruang tahanan sementara Imigrasi Depok sejak Senin, 20 April 2026.
Duncan, ditahan di ruang tahanan sementara kantor Imigrasi Depok.
Kemudian, sekira pukul 15:20 WIB atau tadi sore, diketahui melalui cctv korban masuk ke kamar mandi.
Saksi yang mengetahui hal itu bergegas melakukan pengecekan dan melihat ruang tahanan kosong sedangkan pintu kamar mandi dalam keadaan tertutup.
"Lalu saksi memanggil-manggil korban namun tidak ada respon," ucap salah seorang petugas yang identitasnya sengaja dirahasiakan.
Lebih lanjut sumber ini mengatakan, saat itu saksi (petugas Imigrasi Depok), juga sempat berusaha melihat kondisi korban dari lubang tembok kamar mandi, namun karena tidak terlihat akhirnya terpaksa didobrak.
Saat itulah, saksi mendapati pria Inggris tersebut sudah tergantung pada tralis besi ventilasi kamar mandi.
Ia diduga nekat menjerat lehernya sendiri dengan kaos lengan panjang warna hitam. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit terdekat, namun nahas nyawanya tak tertolong.
Diduga korban mengalami depresi karena sedang menjalani penahanan.
Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi membenarkan adanya peristiwa kejadian tersebut.
Namun demikian ia mengaku belum bisa berkomentar banyak lantaran masih dalam penanganan lebih lanjut.
"Kejadiannya benar ada, namun untuk seperti apa kronologi nya nanti akan kami sampaikan setelah proses penanganan selesai," katanya.
Sementara itu, hingga berita ini diturunkan belum ada keterangan resmi dari pihak Imigrasi Depok.
Petugas kepolisian dari Polres Metro Depok tampak tengah melakukan olah tempat kejadian perkara atau TKP.
Garis pembatas polisi atau police line juga telah terpasang di lokasi kejadian.
Jenazah kemudian dibawa menggunakan mobil ambulans. Rencana bakal dibawa ke RS Polri guna penyelidikan lebih lanjut.