Sumpah Pimpinan Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei yang Bikin Dunia Merinding, Kalahkan AS dan Israel di Medan Perang !!
- Istimewa
Siap –Jelang berakhirnya gencatan senjata, Pemimpin Tertinggi Revolusi Islam Iran, Mojtaba Khamenei mengeluarkan peringatan keras pada Amerika Serikat dan sekutunya.
Mojtaba bersumpah, bahwa pihaknya akan memberi kekalahan pada Amerika maupun Israel dalam pertempuran. Pernyataan ini menambah tensi panas di kawasan Selat Hormuz.
"Angkatan laut Iran siap untuk memberikan kekalahan telak kepada musuh-musuhnya," katanya dikutip dari kanal YouTube Kompas pada Minggu, 19 April 2026.
Ia menegaskan, bahwa tentaranya kini berdiri dalam barisan rapat dan teguh bahu membahu dengan para pejuang lain di angkatan bersenjata, dan telah berhadapan dengan dua kekuatan utama dari kubu arogansi.
"Mereka telah bertempur melawan dua kekuatan utama dari barisan yang angkuh dan berhasil menunjukkan kelemahan serta kehinaan lawan di mata dunia," tegasnya.
"Sebagaimana pesawat nirkabel (drone) militer yang menyambar para penjahat Amerika dan Zionis Israel bak kilat," sambungnya.
"Angkatan laut yang gagah berani juga kini bersiap memberikan kekalahan baru yang menyakitkan bagi musuh-musuhnya," timpal dia lagi.
Sementara itu, Presiden Iran Masoud Pezeshkian, mengatakan bahwa negaranya tidak mencari perang dan hanya bertindak untuk membela diri terhadap serangan AS dan Israel.
Disitat dari Al Jazeera, Pezeshkian menuding AS dan Israel menargetkan infrastruktur sipil, menyebut tindakan tersebut sebagai pelanggaran hukum internasional dan bukti standar ganda dalam hak asasi manusia.
“Kami tidak menyerang negara mana pun, dan dalam situasi saat ini kami tidak bermaksud menyerang pihak mana pun, dan kami hanya membela diri secara sah,” katanya seperti dikutip oleh kantor berita ISNA.
“Jangan sampai ada yang mengatakan bahwa Iran mencari perang. Sebaliknya, kami cinta damai dan apa yang kami lakukan adalah pembelaan diri yang sah. Sama seperti setiap manusia bereaksi terhadap agresi, suatu bangsa juga membela diri terhadap serangan," sambungnya.
Waspada Tipu Daya Amerika
Ketua Parlemen Mohammad Baqer Ghalibaf mengatakan, Teheran secara bersamaan terlibat dalam diplomasi dan siap untuk konfrontasi militer melawan Amerika Serikat dan sekutunya.
Hal ini menekankan bahwa Iran tidak mempercayai musuh-musuhnya dan siap untuk perang apa pun. "Perang ketiga yang dipaksakan, dimulai selama negosiasi melalui tipu daya AS," katanya dikutip dari Tasnim News pada Minggu, 19 April 2026.