Bukan Rudal Iran yang Ditunggu, Tentara AS di Kapal Induk Justru Kelaparan!

Tentara Amerika terkait perang melawan Iran
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Di tengah gencatan senjata yang rapuh antara Amerika Serikat dan Iran, sebuah krisis yang tak terduga justru melanda pasukan Amerika.

img_title Iran Hancurkan Markas AS, Pengakuan Pejabat Pentagon Bikin Geger

Bukan rudal balistik atau serangan kapal cepat yang menjadi musuh utama para pelaut dan marinir AS saat ini.

Musuh mereka adalah kelaparan.

img_title Rusia dan China Kompak Bela Iran, AS dan Sekutunya Naik Pitam

Di saat lantangnya suara Presiden Amerika Serikat Donald Trump membanggakan kekuatan militernya yang paling hebat di dunia dalam menghadapi Iran, fakta di medan perang berkata lain.

Pasukan di garis depan dilanda krisis makanan, moral merosot, dan paket kiriman dari keluarga terkatung-katung entah di mana.

img_title Pengakuan Jujur Petinggi Militer AS Akui Markasnya Bertubi-tubi Dihantam Iran: Dampaknya Sungguh Dahsyat

Porsi Makan Siang yang Memilukan

Kisah ini mulai terungkap setelah sebuah foto mengejutkan viral di media sosial.

Gambar itu memperlihatkan nampan makan siang seorang marinir AS di kapal serbu amfibi USS Tripoli.

Isinya sungguh memprihatinkan: hanya satu sendok kecil daging cincang dan satu buah tortilla yang dilipat.

Dua pertiga nampan itu kosong sebagaimana dilaporkan Anadolu Ajansi, Sabtu, 18 April 2026.

Bukan cuma itu. Foto lain dari kapal induk raksasa USS Abraham Lincoln yang dikirim seorang prajurit kepada keluarganya menunjukkan kondisi serupa.

Makan malam yang disajikan terdiri dari segenggam kecil wortel rebus, satu potong daging kering, dan satu lembar daging olahan berwarna abu-abu.

Moral akan Berada di Titik Terendah

Seorang marinir di USS Tripoli mengirim pesan kepada keluarganya tentang kondisi mengerikan di atas kapal.

Ia mengungkapkan bahwa makanan dibagi rata dan persediaan diperkirakan akan segera menipis.

"Moral akan berada di titik terendah," tulis marinir itu dalam pesan yang dikutip oleh USA Today.

Dan F., seorang ayah yang putrinya bertugas di USS Tripoli sekaligus mantan marinir AS, mengaku terkejut melihat foto makanan putrinya.

"Kami punya militer terkuat di dunia. Seharusnya tidak kekurangan makanan atau kesulitan menerima kiriman," ujarnya.

Ia juga mengungkapkan bahwa buah-buahan segar sama sekali tidak tersedia di kapal.

Bahkan mesin kopi pun sudah tidak berfungsi. Perlengkapan kebersihan seperti deodoran, pasta gigi, dan pembalut juga semakin menipis.

Halaman Selanjutnya
img_title