Panglima Dayak Pajaji Tantang Siapapun yang Berani Bubarkan Manguni: Hadapi Saya!

Panglima Dayak Pajaji bela Manguni terkait Bitung
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Panglima Dayak Pajaji, melontarkan pernyataan yang cukup keras pada siapapun yang ngotot membubarkan Laskar Manguni, terduga kelompok yang terlibat bentrok di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) pada Sabtu, 25 November 2023. 

img_title Selat Hormuz Jadi Kartu Penting Iran dalam Perundingan Damai dengan Amerika Serikat

Adapun video pernyataan pria yang disebut sebagai Panglima Dayak Pajaji itu diunggah oleh akun Twitter @never_alonely. 

"Panglima Pajaji menantang siapa saja yg berani bubarkan Laskar Manguni," bunyi keterangan narasi dalam video tersebut dikutip siap.viva.co.id pada Kamis, 30 November 2023.

img_title Serangan Baru ke Iran Membayangi, Teheran Isyaratkan Permainan Berbeda

Dalam video yang beredar itu, Panglima Pajaji mengatakan, siapapun yang berani membubarkan Laskar Manguni akan berhadapan dengan dirinya.

"Saudaraku, kalian yang ingin membuarkan pasukan Manguni hadapi saya. Ingat saya hadapi. Kalian ingin bubarkan Manguni saya yang hadapi," katanya.

img_title Tensi Panas Teluk Persia: Centcom Kantongi Opsi Serangan, IRGC Siapkan Taktik Modular

Menurut Pajaji, peristiwa yang terjadi di Kota Bitung sebaiknya serahkan pada hukum yang berlaku di negara ini.  

"Ingat ya, kita bicara peraturan perundang-undangan. Yang salah tetaplah salah. Siapa yang membuat tindakan kriminal anarkis itu yang diadili. Bukan membubarkan pasukannya," ujarnya.

Panglima Dayak Pajaji itu berpendapat, bahwa tidak mungkin bentrok terjadi jika tidak ada pemicunya.

"Karena ada api ada asap. Pasukan Manguni jika tidak diusik di tanah airnya, di kelahiran tumpah darah nenek moyangnya maka dia tidak akan mengusik," katanya.

"Karena dia diusik maka mereka bangkit dan melawan," sambung dia.

Atas dasar itulah, ia pun menyarankan agar sebaiknya persoalan ini diselesaikan secara hukum, sesuai aturan yang berlaku di Indonesia.

"Siapapun yang melakukan tindakan kriminal anarkis hendaklah diadili sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini. Sekian dari saya." 

Namun demikian, postingan video yang viral di media sosial ini belum terkonfirmasi. 

Sebagaimana diketahui, bentrok yang terjadi di Kota Bitung, Sulawesi Utara (Sulut) itu terjadi ketika sejumlah orang tengah menggelar aksi damai bela Palestina pada Sabtu, 25 November 2023. 

Akibat kejadian itu, beberapa orang terluka akibat sabetan senjata tajam. 

Adapun bentrok ini terjadi ketika kubu pro Israel diduga melakukan penyerangan terhadap massa pendukung Palestina yang tengah menggelar aksi damai di Kota Bitung. 

Halaman Selanjutnya
img_title