Sebanyak 150.000 Tentara Zionis Israel Kabur, 8 Terluka dan 3 Tewas di Tengah Eskalasi Iran
- Siap.viva/Sprinter Press
Namun dengan dukungan global yang semakin tergerus dan sekutu-sekutu Eropa yang mulai menjauh, skenario ini terlihat semakin tidak realistis.
Kedua, Israel dapat menyetujui gencatan senjata di semua front—sebuah "keluar dari perang" yang terhormat.
Namun ini berarti menerima bahwa tujuan "kemenangan total" tidak pernah tercapai.
Secara politis, ini bisa menjadi bunuh diri bagi pemerintahan Netanyahu.
Ketiga, yang paling mengerikan: perang terus berlanjut, tentara semakin terkuras, dan suatu hari sistem itu runtuh dengan sendirinya.
Bukan karena kalah perang melawan Hizbullah atau Hamas, tapi karena kehabisan orang yang mau bertempur.
Untuk saat ini, yang jelas adalah bahwa delapan luka di Lebanon dan tiga tewas di Gaza bukan sekadar angka.
Mereka adalah peringatan. Mesin perang Israel yang dulu ditakuti itu mulai kehabisan bahan bakar.