Korsel Minta Izin Melintasi Selat Hormuz, Iran: Selama Amerika Berulah Jangan Harap

Angkatan Laut Iran jaga Selat Hormuz
Sumber :
  • Istimewa

SiapKorea Selatan secara khusus telah melakukan upaya koordinasi agar Republik Islam Iran mengizinkan kapal tanker mereka melintasi Selat Hormuz.

AS Tolak Semua Tuntutan Iran, Israel Siap Serang Dalam Hitungan Jam: Pintu Perang Terbuka Lebar!

Disitat dari laman Tasnim News, Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menegaskan, bahwa bahwa navigasi yang aman melalui Selat Hormuz bergantung pada kerja sama dengan Angkatan Bersenjata Republik Islam.

Hal itu dengan syarat, pihak lawan yakni Amerika Serikat dan Israel mematuhi komitmen gencatan senjata dan mempertimbangkan kendala teknis.

Strategi Baru Zionis Israel Hadapi Iran: Netanyahu Putus Ketergantungan Militer AS untuk Hadapi IRGC?

Terkait hal itu, Menteri Luar Negeri Korea Selatan, Cho Hyun ternyata juga telah menghubungi Araqchi melalui sambungan telepon pada Kamis, 9 April 2026. 

Dalam percapakan itu, Araqchi menjelaskan situasi terkini di kawasan tersebut setelah deklarasi gencatan senjata dalam perang agresi AS-Israel terhadap Iran.

Israel Ngebet Lanjut Perang dengan Iran, Begini Skenario Zionis-AS Jika Teheran Membalas

Ia menyampaikan apresiasi atas sikap yang diambil oleh berbagai negara, termasuk Korea Selatan, dalam mendukung penghentian perang dan penetapan gencatan senjata.

Warga Iran tolak gencatan senjata dengan Amerika dan Israel

Photo :
  • Abdolrahman Rafati (Tasnim News)

Araqchi juga menekankan perlunya semua pihak untuk mematuhi gencatan senjata ini sebagai dasar untuk mencapai pengakhiran konflik secara menyeluruh di semua lini, seperti yang dicatat dalam pesan dari Perdana Menteri Pakistan.

Kemudian, mengenai situasi di Selat Hormuz, Araqchi menyatakan bahwa jalur aman melalui selat tersebut akan dimungkinkan dengan koordinasi bersama Angkatan Bersenjata Iran.

Namun itu dengan catatan, pihak lawan harus menghormati komitmennya selama periode gencatan senjata dan mempertimbangkan keterbatasan teknis yang ada.

Sebagai tanggapan, Cho Hyun menyambut baik pengumuman gencatan senjata dan penghentian permusuhan di semua lini. 

Ia menggarisbawahi pentingnya menghentikan serangan militer di seluruh wilayah dan memastikan stabilitas dan keamanan yang berkelanjutan melalui negosiasi yang berkelanjutan dan hasil yang nyata.

Kedua menteri luar negeri juga bertukar pandangan tentang hubungan bilateral antara Teheran dan Seoul, serta kerja sama konsuler.

Tunda Upaya Negosiasi

Republik Islam Iran dikabarkan tengah menangguhkan upaya negosiasi di tengah gencatan senjata yang dijanjikan Amerika Serikat dan Israel. 

Dikutip dari Tasnim News, laporan media tentang kedatangan tim negosiasi Iran di Islamabad, Pakistan pada hari ini dipastikan salah.

Halaman Selanjutnya
img_title