Iran Bersiap Kirim Balasan yang Bikin Israel Menyesal Langgar Gencatan Senjata, AS Memohon Selat Hormuz

Ilustrasi serangan rudal Iran ke Israel
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Israel dilaporkan telah melanggar gencatan senjata dengan menyerang pemukiman warga Lebanon pada Rabu, 8 April 2026. Serangan ini menewaskan ratusan nyawa tak berdosa. Iran tak tinggal diam.

Lautan Manusia di Iran: 33 Juta Relawan Siap Bela Negara Hadapi Ancaman Perang Israel-AS

Dilansir dari kanal berita Tasnim News, gerakan perlawanan Hizbullah Lebanon menanggapi tindakan agresi rezim Israel dengan meluncurkan rentetan roket ke arah pemukiman ilegal yang terletak di sisi utara wilayah pendudukan.

Gerakan tersebut mengatakan telah menargetkan pemukiman Manara untuk membela Lebanon dan rakyatnya. 

China-Iran Makin Solid, Xi Jinping Abaikan Sanksi AS di Tengah Ancaman Perang Baru

"Ini sebagai tanggapan atas pelanggaran perjanjian gencatan senjata oleh musuh, dan setelah perlawanan mematuhi gencatan senjata sementara musuh tidak," bunyi keterangan yang dikutip pada Kamis, 9 April 2026.

Hizbullah juga menegaskan bahwa balasan tak akan berhenti sampai di situ.

Rakyat Iran Siaga Perang, Komandan IRGC: Trump Bakal Mengulangi Kebodohan

"Tanggapan ini akan berlanjut sampai agresi Israel-Amerika terhadap negara dan rakyat kami berhenti."

Potret PM Israel Benjamin Netanyahu

Photo :
  • Istimewa

Sebelumnya, rezim Israel menargetkan berbagai daerah di seluruh Lebanon, termasuk Ibu Kota Beirut dan menewaskan 254 orang dan korban luka mencapai 1.150 orang.

Israel disebut telah melakukan banyak pelanggaran terhadap kesepakatan gencatan senjata tahun 2024 yang ditandatangani dengan Hizbullah, di mana Tel Aviv diharapkan mengakhiri eskalasi mematikan terhadap Lebanon yang telah merenggut ribuan nyawa.

Hal ini dinilai melanggar aturan karena Presiden AS Donald Trump telah mengumumkan persetujuan gencatan senjata selama dua minggu dalam serangan terhadap Iran. 

Trump mengatakan proposal 10 poin yang diajukan oleh Republik Islam Iran berfungsi sebagai dasar yang dapat diterapkan untuk bernegosiasi dan kerangka kerja utama untuk pembicaraan negosiasi damai ini.

Proposal tersebut menggarisbawahi perlunya penghentian agresi di seluruh wilayah, termasuk di Lebanon, dengan syarat penghentian serangan defensif Republik Islam bergantung pada penghentian kekejaman regional yang dilakukan oleh para agresor.

Ultimatum Republik Islam

Sementara itu, Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran telah mengumumkan bahwa pihaknya sedang mempersiapkan tanggapan yang akan menimbulkan penyesalan. 

IRGC memperingatkan, bahwa setiap serangan terhadap Hizbullah Lebanon adalah serangan terhadap Republik Islam.

Tak hanya itu, Iran juga kembali menutup Selat Hormuz pada Rabu, 8 April 2026.

Potret Ilustrasi

Photo :
  • Istimewa

Dilansir dari kanal YouTube Kompas, langkah ini mengancam keberlangsungan gencatan senjata yang baru saja disepakati dengan Amerika Serikat

Halaman Selanjutnya
img_title