Penuhi 10 Tuntutan Iran, Amerika Lega Proposal Gencatan Senjatanya Diterima: Trump Salah Lawan

Ilustrasi Iran siap gencatan senjata dengan Amerika Serikat
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menarik kembali ancamannya untuk melancarkan serangan dahsyat terhadap Iran.

Korsel Minta Izin Melintasi Selat Hormuz, Iran: Selama Amerika Berulah Jangan Harap

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump kembali menarik ancamannya untuk melancarkan serangan dahsyat terhadap Iran.

Pernyataan ini kurang dari 2 jam sebelum tenggat waktu yang ia tetapkan bagi Teheran, Iran untuk menyerah.

Israel Sesumbar Operasi Militer ke Iran Belum Selesai, Mojtaba Khamenei: Tidak Akan Ada yang Lepas dari Hukuman!!!

Trump mengatakan, dia menunda ancaman serangannya terhadap jembatan, pembangkit listrik, dan target sipil lainnya dengan syarat Teheran menyetujui gencatan senjata selama 2 minggu dan pembukaan kembali Selat Hormuz

Trump juga mengatakan, Republik Islam tersebut telah mengusulkan 10 poin perdamaian yang dapat diterapkan untuk membantu mengakhiri perang yang dilancarkan AS dan Israel sejak 28 Februari 2026.

Iran Dipastikan Tak Hadiri Perundingan AS Hari Ini, Motjaba Khamenei: Mereka Tidak Akan Lolos dari Hukuman

Poin-poin itu di antaranya tidak melakukan agresi, melanjutkan kendali Republik Islam atas Selat Hormuz, mencabut semua sanksi dan resolusi.

Kemudian pembayaran kompensasi, penarikan pasukan AS dari kawasan, dan penghentian perang di semua front. 

Di tengah konflik yang sempat menegang dan penarikan ancaman Trump, Teheran akhirnya juga menyatakan menerima gencatan senjata selama 2 pekan.

Mereka bahkan siap melakukan negosiasi dengan Amerika Serikat di Pakistan. 

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Republik Islam mengatakan telah menerima gencatan senjata selama 2 minggu dan akan bernegosiasi dengan Amerika Serikat di Pakistan mulai Jumat, pekan ini.

Dalam laporan yang dibacakan dalam siaran stasiun TV pemerintah, Republik Islam dengan rasa ketidakpercayaan terhadap Amerika, menyebut bahwa negosiasi akan dimulai di Islam Abad pada Jumat, 10 April 2026. 

Rantai Manusia Iran Hadapi Ancaman Trump

Photo :
  • Siap.viva/West Asia News Agency/Reuters

Pengumuman ini disambut antusias masyarakat. Warga di Kota Teheran melambaikan bendera Iran dan bersorak di sepanjang jalan. 

Sebelum berlakunya kesepakatan gencatan senjata dan di tengah ancaman serangan AS pada hari Selasa, warga setempat membentuk rantai manusia di sekitar pembangkit listrik Kazerun di Provinsi Fars.

Ini dilakukan sebagai bentuk perlawanan terhadap ancaman Presiden Donald Trump.

Disitat dari kanal YouTube Metro TV, mereka berkumpul di luar pembangkit listrik, berdiri bersama sambil melambaikan bendera nasional sebagai wujud solidaritas. 

Begitu juga di Provinsi Khuzestan, warga Iran membentuk rantai manusia di jembatan sebagai wujud solidaritas menyusul ancaman Donald Trump. 

Halaman Selanjutnya
img_title