Jenderal Iran Sebut Pasukan Israel Akui Kekalahan Perang, Ini Buktinya

Penampakan stok rudal Iran di balik perang Israel Amerika
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Komandan Angkatan Udara Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC, Brigadir Jenderal Majid Mousavi, mengatakan bahwa pihaknya telah berhasil mengalahkan militer Zionis Israel.

img_title Perang Iran Ungkap Fakta yang Selama Ini Dirahasiakan, Ada Apa dengan Stok Senjata AS?

Jenderal Mousavi menyebut, pasukan Zionis Israel telah meninggalkan kota-kota di wilayah utara akibat serangan secara masif. Kemudian, rudal Iran juga membuat kekacauan di Haifa.

Menurutnya, secara tidak langsung zionis telah mengakui bahwa kekuatan militer mereka tidak seimbang dengan Republik Islam.

img_title AS Ngos-ngosan Hadapi Perang Iran, Temuan Pentagon Bertolak Belakang dengan Klaim Trump, Nah Loh

"Dengan meninggalkan kota-kota utara di wilayah pendudukan, rezim (Zionis Israel) praktis telah menerima kekalahan dalam keseimbangan (kekuatan)," kata Brigadir Jenderal Majid Mousavi dalam sebuah unggahan di akun X-nya dikutip dari Tasnim News pada Selasa, 7 April 2026.

Kemudian, IRGC juga mengklaim telah membombardir sejumlah aset penting lainnya milik Israel.

img_title Tak Banyak Diketahui, Begini Operasi Nekat AS di Dalam Wilayah Iran

“Dalam 24 jam terakhir, kilang minyak, instalasi listrik, pelabuhan, dan jalur kereta api di Teluk Haifa telah dihantam rudal Iran, dan belum ada kabar tentang pencegatan rudal,” bebernya.

Serangan rudal Iran ancam pangkalan militer Amerika Israel

Photo :
  • Istimewa

Sementara itu, Juru Bicara Angkatan Darat Iran Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia, menekankan pentingnya membuat AS dan Israel mengakui penyesalan yang tulus karena memicu perang.

Menurutnya ini penting untuk memastikan perdamaian dan stabilitas jangka panjang di kawasan Timur Tengah, khususnya Iran.

"Membawa musuh pada penyesalan yang tulus diperlukan untuk mencegah terulangnya perang di masa depan," tegasnya. 

Atas dasar itulah, pihaknya akan meningkatkan serangan. 

"Ini penting agar musuh tidak akan berani bertindak melawan negara lagi," kata Brigadir Jenderal Mohammad Akraminia.

Ia juga menegaskan, bahwa Republik Islam Iran telah berdiri teguh melawan agresi, menanggapi ancaman, dan dalam beberapa kasus mampu menangkal ancaman musuh.

"Kami dengan tegas menyatakan bahwa musuh telah gagal dalam fase perang ini untuk mencapai tujuannya dan telah mengalami kekalahan," tuturnya.

Tolak Proposal Gencatan Senjata AS

Baru-baru ini IRGC mengumumkan bahwa mereka telah melakukan serangan terhadap pangkalan militer Amerika Serikat dan mengusir paksa kapal amfibi AS pada Senin, 6 April 2026.

Dilansir dari kanal berita Tasnim News, serangan rudal IRGC menargetkan sejumlah aset penting militer Amerika Serikat dan Zionis Israel.

Halaman Selanjutnya
img_title