Gangguan Mental Trump di Truth Social? Ancaman 'Hari Pembangkit Listrik' untuk Iran

Presiden Amerika Donald Trump tarik pasukan jauhi Iran
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Kompas

Siap – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali mengguncang jagat maya dengan unggahan berapi-api di platform Truth Social.

img_title Perang Iran Ungkap Fakta yang Selama Ini Dirahasiakan, Ada Apa dengan Stok Senjata AS?

Dalam ancaman terbarunya yang bertepatan dengan Hari Paskah, Trump secara eksplisit memerintahkan Iran untuk membuka Selat Hormuz.

Ia bahkan menyebut Selasa depan sebagai "Hari Pembangkit Listrik dan Hari Jembatan" bagi Teheran.

img_title AS Ngos-ngosan Hadapi Perang Iran, Temuan Pentagon Bertolak Belakang dengan Klaim Trump, Nah Loh

"Minggu, 8:00 PM Waktu Timur!" tulis Trump memberikan tenggat waktu yang presisi .

Unggahan tersebut langsung memicu gelombang reaksi, mulai dari kritik tajam dari politisi domestik hingga kekhawatiran akan eskalasi perang habis-habisan di Timur Tengah.

img_title Tak Banyak Diketahui, Begini Operasi Nekat AS di Dalam Wilayah Iran

Sementara itu, Iran dengan tegas menolak ancaman tersebut dan menyebutnya sebagai tindakan "bodoh dan tidak berdaya".

Ancaman 'Neraka' di Truth Social

Presiden Trump, yang kini berusia 79 tahun, dikenal dengan gaya komunikasinya yang blak-blakan.

Namun, unggahan pada Minggu pagi (5/4) tersebut dinilai melampaui batas kewajaran oleh banyak pihak.

Dalam cuitannya, Trump menulis dengan huruf kapital dan nada yang penuh amarah:

"Selasa akan menjadi Hari Pembangkit Listrik, dan Hari Jembatan, semuanya digabung menjadi satu, di Iran. Tidak akan ada yang seperti ini!!! Bukalah selat sialan itu, kalian bajingan gila, atau kalian akan hidup di neraka - LIHAT SAJA! SEGALA PUJI SYUKUR KEPADA ALLAH. Presiden DONALD J. TRUMP".

Tidak berhenti di situ, dalam wawancara terpisah dengan Axios, Trump mempertegas keseriusannya.

"Ada kemungkinan yang bagus (untuk mencapai kesepakatan), tetapi jika mereka tidak membuat kesepakatan, saya akan meledakkan semuanya di sana," ancam Trump, seraya menambahkan bahwa ia mempertimbangkan untuk "meledakkan semuanya dan mengambil alih minyak" jika negosiasi gagal.

Mengapa Selat Hormuz Sangat Krusial?

Ilustrasi Trump serahkan urusan Selat Hormuz Iran ke sekutu AS

Photo :
  • AI

Kemarahan Trump tidak muncul dari ruang hampa.

Selat Hormuz, yang menghubungkan Teluk Persia dengan Teluk Oman, adalah jalur penyumbat utama bagi pasokan minyak global.

Sekitar 20% dari minyak mentah dunia melewati jalur sempit ini.

Sejak perang antara koalisi AS-Israel melawan Iran meletus pada 28 Februari 2026, Selat Hormuz secara efektif telah ditutup untuk pelayaran komersial, khususnya yang terkait dengan musuh-musuh Iran.

Halaman Selanjutnya
img_title