Tragis, Usai Cekcok Dengan Suami IRT di Kubu Raya Tewas Gantung Diri

Ilustrasi gantung diri di Depok
Sumber :
  • Istimewa

VIVA – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisal AL (25) ditemukan meninggal dunia usai mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri  di sebuah rumah kontrakan di Desa Limbung, Kecamatan Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat belum lama ini.

img_title Pembangunan Jembatan Mak Panji Tebas Mangkrak, Jadi Ajang Mesum Kaum Muda Mudi

Jenazah AL pertama kali ditemukan oleh warga sekitar yang curiga karena korban tidak terlihat beraktivitas seperti biasanya. Saat dilakukan pengecekan, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Kejadian ini sontak mengundang perhatian warga sekitar. Aparat kepolisian dari Polsek Sungai Raya yang menerima laporan langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengumpulkan keterangan dari sejumlah saksi.

img_title Proyek Tambal Sulam Jalan BPJN Kalbar Jadi Sorotan, KPK Diminta Turun Tangan

Kapolsek Sungai Raya, AKP Hariyanto menjelaskan bahwa berdasarkan keterangan sementara, korban sempat terlibat pertengkaran dengan suaminya pada pagi hari sebelum kejadian.

“Dari hasil keterangan yang kami himpun, korban diduga sebelumnya bertengkar dengan suaminya dan sempat mengusir suaminya keluar dari rumah kontrakan tersebut,”jelas AKP Hariyanto dikutip pada Senin 6 April 2026.

img_title Polemik Proyek Saluran Drainase di Gang Bentasan, Ini Klarifikasi Pengurus RW dan RT

Kapolsek Sungai Raya menambahkan bahwa setelah peristiwa tersebut, korban diketahui berada seorang diri di dalam rumah hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada sore hari.

“Petugas telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi. Saat ini, kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kejadian ini, meskipun dugaan sementara mengarah pada bunuh diri,”tambahnya.

Lebih lanjut, Kapolsek mengatakan, jenazah korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk keperluan pemeriksaan medis (visum). Namun, pihak keluarga telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi.

“Jenazah korban saat ini telah diambil oleh pihak keluarga dari rumah sakit untuk selanjutnya dilakukan prosesi pemakaman,”lanjutnya.

Kapolsek meminta warga tetap tenang dan menyerahkan proses penyelidikan penyebab kematian korban kepada pihak kepolisisian.

‘’Saya berharap pihak keluarga korban dan warga tetap tenang. Karena saat ini kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut,’’pungkasnya.