Unik, Lapas Surabaya Hadirkan Badut Demi Bahagiakan Keluarga Napi
- Istimewa
Siap – Suasana ceria penuh canda tawa terlihat di Lapas Kelas I Surabaya pada Selasa, 24 Maret 2026.
Momen ini terjadi ketika petugas pemasyarakatan di lapas tersebut menghadirkan badut sulap untuk menghibur pengunjung yang hadir.
Alhasil, tingkah jenaka badut ini pun sukses mencuri perhatian anak-anak yang datang di hari keempat Idul Fitri.
Sejak pagi, arus pengunjung memadati area kunjungan dengan tertib.
Namun begitu memasuki ruangan, suasana berbeda langsung terasa, hadirnya badut dengan kostum mencolok dan aksi jenaka langsung mencuri perhatian.
Tingkah lucu badut yang dikemas dengan permainan interaktif, sulap hingga sesi foto bersama membuat anak-anak tak henti-hentinya tertawa.
Sorak sorai anak-anak pengunjung berpadu dengan senyum lebar para warga binaan yang turut menikmati momen langka tersebut.
Momen ini seolah menghapus sekat, menghadirkan kehangatan Idul Fitri penuh maaf, kebersamaan, dan kebahagiaan.
“Kami ingin menghadirkan suasana Idul Fitri yang benar-benar dirasakan oleh seluruh warga binaan dan keluarga yang datang," kata Kepala Lapas Surabaya, Sohibur Rachman.
Ia menjelaskan, pihaknya sengaja menghadirkan hiburan badut ini untuk menyuguhkan kebahagiaan, khususnya bagi anak-anak, agar momen kunjungan tidak lagi terasa menegangkan, tetapi justru penuh keceriaan.
“Ketika mereka (anak-anak) bisa tersenyum, tertawa bersama keluarga, itu menjadi kekuatan besar dalam proses pembinaan," ujarnya.
Sohibur juga mengatakan, hiburan ini merupakan bagian dari upaya Lapas Surabaya dalam menciptakan suasana kunjungan yang nyaman, aman, dan berkesan, khususnya di momen spesial seperti Idul Fitri.
Menurutnya, selain mempererat hubungan keluarga, kegiatan ini juga diharapkan mampu memberikan dampak psikologis positif bagi warga binaan.
“Suasananya sangat meriah dan menyenangkan, anak-anak bisa bermain dan tertawa lepas, kami sebagai keluarga juga merasa lebih nyaman dan menikmati momen kebersamaan ini,” tutur salah satu pengunjung.
Sebanyak 1.086 narapidana Lapas Kelas I Surabaya mendapat 'hadiah' remisi Idul Fitri pada Sabtu, 21 Maret 2026. Satu orang di antaranya dinyatakan langsung bebas.
Ribuan Napi Dapat Remisi
Sebanyak 1.086 warga binaan yang menerima pengurangan masa pidana atau remisi.
Dari ribuan napi tersebut, satu di antaranya dinyatakan langsung bebas murni (RK II), sementara tujuh orang lainnya mendapatkan Surat Keputusan (SK) Pembebasan Bersyarat.