BMKG Ungkap Penyebab Banjir di Sejumlah Wilayah Saat Lebaran, PUPR Depok Siaga Total
- Istimewa
Siap – Ratusan kepala keluarga (KK) terdampak banjir di Kota Depok pada Sabtu, 21 Maret 2026. Kondisi ini terjadi akibat cuaca ekstrem.
Data yang dihimpun menyebutkan, Jabodetabek dilanda hujan deras disertai angin kencang pada Sabtu sore.
Menurut data BMKG, saat itu curah hujan mencapai kategori ekstrem (170 mm/hari).
"Berdasarkan keterangan warga terdampak, kejadian ini merupakan yang terbesar selama mereka tinggal. Area Jakarta bersebelahan dengan Mekarsari juga sama, banjir juga," kata Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Depok Yodi Joko Bintoro pada Senin, 23 Maret 2026.
Minggu, 22 Maret 2026 sudah mulai dilaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMP) oleh BNPB, BMKG, BRIN, BPBD DKI dan BPBD Jawa Barat.
Kemudian terkait banjir yang terjadi pada hari pertama Idul Fitri, PUPR setempat juga telah bergerak cepat menanggulangi persoalan tersebut.
"Tanggal 21 malam sampai dini hari, team kami turun melihat ada kerusakan infrastruktur atau tidak. Dua area yang rusak, kita mitigasi sementara. Hari ini kami selesaikan penanganan," jelas Yodi.
Berikut lokasi banjir di kota tersebut pada Sabtu, 21 Maret 2026.
Adapun wilayah terdampak di antaranya Kelurahan Mekarsari, Tugu, dan Pasir Gunung Selatan Kecamatan Cimanggis.
Kemudian Kelurahan Sukmajaya, Cilodong dan Cilangkap, Tapos.
Yodi memastikan korban terdampak tidak sampai 3.000 jiwa.
Wilayah Bukit Cengkeh 70 KK di RT 08 dan 10. Kemudian Mekarsari 115 KK RW 6 RT 7.
Kemudian di Perumahan Tirta Mandala, Pancoran Mas dan Taman Duta.
Banjir juga terjadi di wilayah Kalimulya.
Kronologi
Hujan deras dari sekira pukul 15.00 WIB mengakibatkan meluapnya Kali Cikupa, Kali Cipinang, Kali Jantung, Kali Laya dan meluapnya danau yang berada di dekat Mako Brimob Kelapa Dua.
Hal itu menyebabkan banjir dengan ketinggian 50 cm S/D 160 Cm. Saat ini situasi berangsur pulih.
Terkait kejadian ini, pemerintah daerah setempat melalui Dinas Sosial (Dinsos) juga telah bergerak memberikan bantuan kepada sejumlah korban banjir.
Sejumlah pasukan guna menanggulangi masalah tersebut juga telah disiagakan. Termasuk di antaranya tim kebersihan sampah.
TNI Polri juga siap dikerahkan ke lokasi bencana.