Pukulan Telak untuk AS-Israel: Italia Tak Ingin Terlibat Perang dengan Iran

Potret Ilustrasi
Sumber :
  • Istimewa

Siap – Di tengah pekatnya asap perang yang membubung di Timur Tengah, sebuah kejutan diplomatik datang dari Italia.

img_title Kabar Stok Rudal AS Menipis Bikin Trump Murka, Apa yang Sebenarnya Terjadi?

Perdana Menteri Giorgia Meloni, yang selama ini dikenal sebagai sekutu dekat Amerika Serikat (AS), mengambil langkah berani yang mengguncang Washington dan Tel Aviv.

Dengan tegas, Meloni menarik pasukan negaranya dari apa yang disebutnya sebagai "petualangan" militer pimpinan AS dan menyatakan bahwa Roma tidak akan ambil bagian dalam perang melawan Iran.

img_title Amerika Tak Lagi Punya Harga Diri, Legislator Iran Sebut Trump Cuma Diplomasi Teater

Pernyataan ini menjadi pukulan telak bagi koalisi pimpinan AS di kawasan, sekaligus menempatkan Italia di jalur yang berbeda dengan sekutu-sekutu Eropa lainnya.

Langkah Meloni menunjukkan bahwa solidaritas Barat tidak selalu monolitik, terutama ketika sebuah konflik dinilai telah melampaui batas-batas hukum internasional.

img_title Tak Sudi Amerika Desak Iran Berunding, Israel Ancam Serang Teheran Secara Brutal

Italia Tidak akan Berpartisipasi dalam Perang Melawan Iran

Dalam sebuah pidato yang langsung menjadi sorotan media global, Meloni menyampaikan keputusan mengejutkan tersebut.

Ia secara eksplisit menyebut operasi militer yang dipimpin AS di Timur Tengah sebagai sebuah petualangan yang tidak ingin diikuti oleh negaranya.

"Italia akan menarik pasukannya dari petualangan yang dipimpin AS di Timur Tengah dan tidak akan berpartisipasi dalam perang melawan Iran," kata Meloni sebagaimana dikutip dari video pidatonya, Senin, 16 Maret 2026.

Pernyataan ini bukan sekadar retorika.

Di belakangnya, ada aksi nyata yang telah dan sedang dilakukan oleh pemerintah Italia.

Menteri Pertahanan Italia, Guido Crosetto, sebelumnya telah mengumumkan penarikan pasukan dari Irak menyusul serangan drone yang menghantam pangkalan tempat mereka ditempatkan di Erbil, demikian laporan Daily Mail.

"Sekitar 102 tentara Italia telah kembali ke Italia, sementara sekitar 40 lainnya telah dipindahkan ke Yordania," jelas Crosetto.

Langkah ini diambil sebagai respons atas serangan yang ditengarai dilakukan oleh milisi pro-Iran di Irak, sekaligus sebagai bagian dari rencana yang telah dipersiapkan untuk mengurangi eksposur pasukan Italia di tengah eskalasi konflik.

Kritik pada AS-Israel

Trump dan Netanyahu soal perang Iran

Photo :
  • Istimewa

Langkah mengejutkan ini didasari oleh kritik tajam Meloni terhadap cara Amerika Serikat dan Israel menjalankan operasi militer mereka.

Sejak awal konflik, Perdana Menteri Italia ini secara konsisten menyuarakan keprihatinannya.

Halaman Selanjutnya
img_title