Iran Kirim Rudal Kheibar Shekan Gelombang ke-46, Pertahanan Israel Tinggal 10 Hari
- Istimewa
Siap – Iran dilaporkan telah meluncurkan serangan balasan gelombang ke-46 ke sejumlah wilayah di Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Teluk pada Minggu, 15 Maret 2026.
Serangan tersebut menunjukkan kemampuan militer Iran yang makin beringas terhadap dua musuh besarnya tersebut.
Data yang dihimpun menyebut, Teheran kini melakukan serangan dengan menggunakan rudal balistik Kheibar Shekan.
Sasarannya wilayah Israel dan pangkalan militer Amerika Serikat di kawasan Timur Tengah.
Dikutip dari kanal YouTube Kompas, Korps Garda Revolusi Islam Iran atau IRGC menyebutkan bahwa sejumlah rudal balistik berbahan bakar padat Kheibar Shekan diluncurkan ke berbagai target militer.
Serangan tersebut tidak hanya menyasar fasilitas militer Israel, tetapi juga beberapa lokasi yang disebut sebagai tempat penempatan pasukan Amerika di kawasan Teluk.
Dalam operasi yang disebut True Promise 4 itu, IRGC juga bekerja sama dengan kelompok Hizbullah yang meluncurkan drone tempur untuk menyerang posisi militer Israel.
Situasi Tel Aviv dilaporkan semakin tegang
- Siap.viva/X/@mrjerrynottom
Peluncuran rudal dan drone secara bersamaan ini menunjukkan bagaimana Republik Islam itu mencoba menggabungkan berbagai jenis serangan untuk menekan pertahanan lawan.
Sebagai informasi, Kheibar Shekan merupakan rudal balistik berbahan bakar padat generasi baru yang diperkenalkan Iran pada tahun 2022.
Rudal ini memiliki panjang sekitar 11 m dengan jangkauan hingga 1450 km.
Jarak tersebut memungkinkan rudal ini menjangkau wilayah Israel jika diluncurkan dari Teheran.
Penggunaan bahan bakar padat menjadi salah satu keunggulan utama rudal ini.
Dengan teknologi tersebut, rudal dapat disiapkan untuk peluncuran dalam waktu relatif singkat.
Para insinyur militer Iran bahkan mengklaim rudal ini dapat siap diluncurkan dalam waktu kurang dari 15 menit.
Kemampuan tersebut membuat sistem ini lebih fleksibel dan sulit dihentikan sebelum diluncurkan.
Salah satu fitur yang paling menonjol dari Kheibar Shekan adalah tingkat presisinya yang tinggi.
Rudal ini menggunakan sistem panduan satelit yang membantu mengarahkan hulu ledak menuju target secara lebih akurat dibandingkan generasi rudal sebelumnya.
Selain itu, rudal ini dilengkapi teknologi Maneuverable Reentry Vehicle (MaRV atau MARV).
Teknologi itu menggabungkan hulu ledak rudal balistik yang memiliki kemampuan untuk mengubah jalur penerbangannya (bermanuver) setelah memasuki kembali atmosfer bumi, terutama pada fase akhir sebelum mengenai target.