Perluas Zona Perang, Iran Resmi Umumkan Ukraina Masuk Daftar Target yang Sah untuk Diserang
- Istimewa
Siap – Pemerintah Iran secara resmi telah menerbitkan pernyataan bahwa Ukraina masuk dalam target yang sah untuk diserang.
Ancaman ini merupakan respon atas dugaan pemberian bantuan drone kepada Israel.
Teheran menegaskan bahwa tindakan dukungan militer tersebut menjadikan Ukraina sebagai target yang sah dalam konflik yang sedang berlangsung.
Ketua Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Azizi, menyatakan bahwa Ukraina, telah memberikan bantuan drone kepada Israel.
Itu artinya Ukraina telah ikut campur dalam perang dan menjadikan seluruh wilayahnya sebagai target sah bagi Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC.
Teheran menuding Ukraina memberikan dukungan taktis atau teknologi drone kepada Israel dalam menangkis serangan drone.
Azizi merujuk pada Pasal 51 Piagam PBB tentang pertahanan diri dalam ancamannya.
Update perang hari ke-14: Panik di Tel Aviv.
- Siap.viva/X/Gerhardt vd Merwe
Sementara itu, dikutip dari The New Voice of Ukraine, Ukraina membantah tuduhan tersebut dan menyebut ancaman Teheran sebagai hal yang absurd.
Terutama karena Iran sendiri telah bertahun-tahun memasok drone kepada Rusia untuk menyerang Ukraina.
Hingga laporan ini muncul, tidak ada konfirmasi resmi atau bukti publik yang menunjukkan bahwa Ukraina secara langsung mengirimkan drone ke Israel, melainkan lebih pada kerja sama teknis atau keahlian dalam menghadapi drone Teheran.
Rudal Raksasa Hantam Sejumlah Kota Besar di Israel
Rudal fragmentasi Iran dengan berat luncur 20 ton sukses menjebol pertahanan udara Israel yang sempat diklaim tak akan tertembus.
Kali ini, ledakan besar terjadi di Rishon LeZion, salah satu kota terbesar zionis.
Data yang dihimpun menyebutkan, Kota Rishon LeZion terkena dampak serangan rudal Teheran sebagai bagian dari Operasi True Promise 4.
Menurut informasi yang beredar, meskipun sistem pertahanan Israel (Iron Dome, David's Sling, dan Arrow) mencegat sebagian besar proyektil, namun beberapa rudal atau pecahannya berhasil menembus dan menghantam area pemukiman di Rishon LeZion.
Media lokal melaporkan adanya kawah besar di jalanan akibat ledakan tersebut.
Merujuk pada data tersebut, Teheran diperkirakan menggunakan rudal Khorramshahr 4 yang memiliki berat peluncuran (launch weight) total sekitar 20 ton dengan hulu ledak fragmentasi/tandan seberat 1.500 kg.