Rudal Raksasa Iran Hantam Sejumlah Kota Besar di Israel, Sosok yang Ingin Hancurkan Gaza Ini Ikut Tewas?
- Istimewa
Siap – Rudal fragmentasi Iran dengan berat luncur 20 ton sukses menjebol pertahanan udara Israel yang sempat diklaim tak akan tertembus. Kali ini, ledakan besar terjadi di Rishon LeZion, salah satu kota terbesar zionis.
Data yang dihimpun menyebutkan, Kota Rishon LeZion terkena dampak serangan rudal Iran sebagai bagian dari Operasi True Promise 4.
Menurut informasi yang beredar, meskipun sistem pertahanan Israel (Iron Dome, David's Sling, dan Arrow) mencegat sebagian besar proyektil, namun beberapa rudal atau pecahannya berhasil menembus dan menghantam area pemukiman di Rishon LeZion.
Media lokal melaporkan adanya kawah besar di jalanan akibat ledakan tersebut.
Merujuk pada data tersebut, Teheran diperkirakan menggunakan rudal Khorramshahr 4 yang memiliki berat peluncuran (launch weight) total sekitar 20 ton dengan hulu ledak fragmentasi/tandan seberat 1.500 kg.
Situasi Tel Aviv dilaporkan semakin tegang
- Siap.viva/X/@mrjerrynottom
Teheran juga menggunakan rudal hipersonik Fattah-2 yang diklaim mampu bergerak dengan kecepatan Mach 5 hingga Mach 20, yang membuatnya sangat sulit dicegat oleh sistem pertahanan konvensional sejak beberapa hari terakhir.
Serangan ini diklaim oleh Korps Garda Revolusi Islam atau IRGC sebagai balasan atas kematian Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei dan serangan gabungan AS-Israel terhadap fasilitas militer Iran pada akhir Februari 2026.
Kabar mengejutkan lainnya adalah, Rabbi Kepala Ashkenazi Israel yang paling penting, Meir Ber atau Rabbi Kalman Meir Ber dilaporka tewas akibat serangan rudal Iran.
Dikutip dari media asal Maroko, Maghreb Online, menurut Gerakan Kebenaran dan Solidaritas, tadi malam Iran telah membunuh Rabbi Kepala Ashkenazi terpenting di Israel, Meir Ber.
Update perang hari ke-14: Panik di Tel Aviv.
- Siap.viva/X/Gerhardt vd Merwe
Rabbi Kalman Meir Ber, lahir 24 Desember 1957, adalah Rabbi Kepala Ashkenazi Israel dan Presiden Dewan Rabbinat Kepala.
Sebelumnya, beliau menjabat sebagai rabbi Netanya dan rabbi di Yeshivat Kerem B’Yavneh, di antara posisi lainnya.
Sosok yang dikenal sebagai Presiden Dewan Rabbi Kepala ini adalah orang yang ingin menghancurkan Gaza.
Namun demikian, hingga saat ini, tidak ada pernyataan resmi dari pemerintah Israel atau otoritas rabinat yang mengonfirmasi kematian Kalman Meir Ber.
Tolak Perundingan Damai